Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Jamin Defisit APBN 2026 Tak Lebih 3 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Bendungan Randugunting Habiskan APBN Rp858 Miliar, Siap Diisi Air Bulan Depan

Minggu, 24 Oktober 2021 - 09:21:00 WIB
Bendungan Randugunting Habiskan APBN Rp858 Miliar, Siap Diisi Air Bulan Depan
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, bendungan Randugunting mulai siap diisi air bulan depan. (istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Meskipun sesuai kontrak masih sampai November 2022, kami terus mempercepat penyelesaian, sehingga ditargetkan pada November 2021 ketika konstruksi sudah di atas 95 persen siap impounding. Diharapkan nanti Maret 2022 tinggi permukaan air sudah memenuhi kapasitas bendungan," ujar Gusti. 

Kepala BBWS Pemali Juana Muhammad Adek Rizaldi menambahkan, selain fungsi irigasi dan pengendali banjir, bendungan Randugunting yang berjarak sekitar 148 km dari Kota Semarang juga diproyeksikan untuk mendukung penyediaan air baku di Kabupaten Blora sebesar 100 liter per detik dan Pati 50 liter per detik serta pengembangan pariwisata air dan agrowisata di Kabupaten Blora. 

Pelaksana pembangunan Bendungan Randugunting dikerjakan oleh PT Wijaya Karya - PT Andesmont Sakti (KSO) dengan biaya APBN 2018-2022 senilai Rp858 miliar. Pekerjaan fisik bendungan saat ini masih menyisakan bangunan pengelak (98,4 persen), hidromekanikal (13,3 persen), jalan inspeksi (95 persen), bendungan utama (87,2 persen), akses masuk bendungan (92,8 persen), bangunan pelimpah (95,6 persen), dan pekerjaan relokasi untuk Kalinanas-Todanan yang sudah mencapai 96,1 persen. Untuk bangunan pengambil sendiri sudah selesai 100 persen.

Bendungan Randugunting utamanya diperlukan untuk menjaga ketersediaan air di daerah Blora yang terkenal memiliki intensitas hujan rendah. Bendungan ini dibangun untuk menangkap air Daerah Aliran Sungai (DAS) Randugunting di Wilayah Sungai (WS) Jratunseluna selanjutnya dikendalikan agar dapat dimanfaatkan pada saat dibutuhkan, khususnya mengairi lahan irigasi pada musim kemarau. 

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut