Berawal di Garasi Sederhana, Bluebird Terus Berkembang Jadi Taksi Andalan
Bluebird terus berkembang dan dikenal oleh masyarakat Indonesia. Semua kendaraan yang dimiliki Bluebird dilengkapi dengan berbagai sistem pendukung demi memudahkan masyarakat mendapat layanan.
Bluebird bahkan telah memulai digitalisasi sejak tahun 2011 sebelum transportasi online marak di tengah masyarakat pada akhir 2014-an. Kala itu, Bluebird meluncurkan aplikasi pemesanan melalui BlackBerry. Kini, aplikasi resmi bernama MyBluebird telah memiliki berbagai fitur, seperti Multi-Channel, Multi-Payment, dan Multi-Product guna memudahkan aktivitas masyarakat.
"Kami menyadari bahwa, Bluebird bukanlah perusahaan berbasis teknologi digital. Karena inti layanan kami adalah hubungan manusia. Sehingga kami mengelilingi sumber daya manusia dengan teknologi yang dapat mempermudah pekerjaan mereka," ucapnya.
Bahkan, saat transportasi online mulai booming di tengah masyarakat pada akhir 2014 Bluebird melihat hal tersebut sebagai peluang dan bukan ancaman. Salah satu hal yang dilakukan adalah dengan menggandeng penyedia aplikasi online karya anak bangsa sebagai mitranya.
Menurut Andre, perusahaannya selalu berupaya meningkatkan kualitas dan menerima segala perubahan. Tak cuma itu, teknologi aplikasi yang dimilikinya sudah disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Hal itu juga yang membedakannya dengan layanan transportasi online lainnya sehingga menjadikan Bluebird tetap berada di hati pengguna setianya.