Berkah Pompanisasi di Desa Nusadadi: Sawah Kering Terairi, Padi Subur Pacu Semangat Petani
Pantauan iNews.id, mesin pompa air bantuan Kementan tersebut yakni Niagara GTO 6 Diamond DI 1100 H. Pompa tipe engkol (hand starting) ini memiliki dimensi 630x348x1 mm (panjang x lebar x tinggi). Berat bersih 98 kilogram. Di e-catalogue mesin buatan dalam negeri ini dipatok pada angka Rp37 juta. Bodi kokoh dengan warna dominan biru membuatnya tampak gagah.
“Kalau sawah terairi, padi juga tumbuh baik, petani kan jadi semangat. Sekarang tinggal mikir pupuk subsidi sama harga gabah saja,” ujarnya.
Tak cuma Daldiri yang gembira. Syukur dan kebahagiaan juga diungkapkan Suryanto, ketua kelompok tani Sri Handayani, juga di Desa Nusadadi. Pria 43 tahun ini merasakan betul manfaat pompa air bantuan Kementan.
“Tiga pompa baru bantuan telah diterima masyarakat petani di sini. Sekarang dengan adanya pompa, kami bisa berharap dapat mendapatkan hasil panen yang bagus,” ucapnya.
Pompanisasi menjadi salah satu jurus sakti kementan untuk menggenjot produksi padi dan jagung serta peningkatan indeks pertanaman (IP) padi pada lahan sawah tadah hujan. Selain perpompaan, kementan juga mengintensifkan program optimalisasi lahan rawa (oplah).