Dari Perut Bumi Papua ke Smelter Gresik, Merangkai Hilirisasi Tambang sebagai Fondasi Pertumbuhan Ekonomi
Grup MIND ID dalam kurun waktu lima tahun terakhir, telah mengucurkan investasi hingga 6 miliar dolar AS atau sekitar Rp90,6 triliun (asumsi kurs Rp15.100 per dolar AS) dalam pengembangan hilirisasi mineral Indonesia.
Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso menegaskan, MIND ID konsisten mengalokasikan investasi besar dalam menyukseskan program hilirisasi dan industrialisasi demi meningkatkan nilai tambah dari mineral kelolaan sekaligus multiplier effect ekonomi yang lebih optimal.
Menurut lulusan Bachelor of Business Administration University of Houston dan Bachelor of Economy University of Texas ini, investasi merupakan salah satu kunci paling krusial dalam menyukseskan hilirisasi dan industrialisasi Indonesia. Inisiatif tersebut akan mengukuhkan posisi sebagai motor penggerak masa depan.
Bagi MIND ID, hilirisasi bukan sekadar janji, tapi sudah pada bukti. Dua smelter milik anggota MIND ID telah diresmikan pada September lalu. Selain Smelter PTFI, juga Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 1 di Mempawah, Kalimantan Barat.
“MIND ID berkomitmen untuk melanjutkan investasi pada SGAR Fase 2 yang nantinya akan memperkuat kapasitas produksi alumina serta dilengkapi pabrik smelter untuk memproduksi aluminium,” tutur Hendi.