Erick Thohir Sebut Bersih-Bersih BUMN untuk Perbaiki Sistem Perusahaan Pelat Merah

Antara · Rabu, 17 Agustus 2022 - 14:58:00 WIB
Erick Thohir Sebut Bersih-Bersih BUMN untuk Perbaiki Sistem Perusahaan Pelat Merah
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menyebut program bersih-bersih BUMN ditujukan untuk memperbaiki sistem di perusahaan pelat merah. Hal itu, bukan untuk menangkap oknum. 

Pernyataan tersebut merupakan respon Erick Thohir terhadap Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang memuji upaya bersih-bersih BUMN yang dimotori Erick Thohir, bekerja sama dengan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin. Pujian tersebut dilayangkan Jokowi saat berpidato di Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD, Selasa (16/8/2022).

"Bersih-bersin BUMN ini istilahnya bukan program hanya ingin menangkap (oknum). Yang terpenting, bagaimana melalui program ini, kami memperbaiki sistem yang ada di perusahaan-perusahaan BUMN dan Kementerian BUMN," kata Erick Thohir, dalam unggahan di akun Instagramnya, Rabu (16/8/2022).

Menurut dia, program bersih-bersih BUMN adalah upaya menyelamatkan, merestrukturisasi, dan memberikan solusi yang baik untuk perusahaan pelat merah dan juga masyarakat Indonesia.

Erick Thohir menyatakan usaha membersihkan dan pembenahan perusahaan milik negara akan terus dilakukan. Perbaikan Jiwasraya, misalnya, sudah hampir menyeluruh.

"Begitu pun Asabri. Sekarang, bukti terbaru, adalah Garuda. Di mana proses hukumnya terjadi, proses restrukturisasinya berjalan," kata Erick Thohir.

Erick melanjutkan, program bersih-bersih BUMN dilakukan untuk memperbaiki sistem yang ada di perusahaan-perusahaan pelat merah, agar dapat memberikan kontribusi yang optimal bagi negara. 

Dalam pidatonya, Jokowi menyebut korupsi besar di Jiwasraya, ASABRI, dan Garuda berhasil dibongkar, dan pembenahan total telah dimulai. Selain itu penyelamatan aset negara yang tertunda, seperti kasus BLBI, terus dikejar, dan sudah menunjukkan hasil.

"Demikian juga dengan pemberantasan korupsi juga terus menjadi prioritas utama. Untuk itu, Polri, Kejaksaan, dan KPK terus bergerak," kata Jokowi.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda