Go-Jek Rangkul UMKM agar Naik Kelas di Era Digital

Rully Ramli ยท Senin, 25 Februari 2019 - 11:31 WIB
Go-Jek Rangkul UMKM agar Naik Kelas di Era Digital

Go-Jek luncurkan GOJEK Wirausaha untuk membantu UMKM agar naik kelas di era digital. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Perusahaan startup asal Indonesia, Go-Jek menghadirkan program GOJEK Wirausaha agar pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lebih siap menghadapi tantangan bisnis terutama di era digital.

”Dengan pendanaan seri F kemarin, Go-Jek berada di posisi yang semakin kuat untuk menghadirkan beragam inovasi produk dan pengalaman kepada jutaan masyarakat Indonesia,” ujar Chief Corporate Affairs GOJEK Nila Marita di Jakarta, Senin (25/2/2019).

Dia mengatakan, GOJEK Wirausaha adalah program pelatihan berbisnis yang diberikan kepada pelaku industri UMKM dalam bentuk kelas tatap muka. Program ini sejatinya akan memberikan dasar-dasar pengetahuan membangun bisnis agar para pelaku UMKM di seluruh Indonesia bisa naik kelas dengan masuk ke dunia digital.

Nila menerangkan GOJEK Wirausaha sejalan dengan program pemerintah yang tengah mendorong kemajuan sektor UMKM, termasuk di dalamnya subsektor pasar tradisional dalam rangka memasuki era digital. Berangkat dari hal tersebut, ia optimistis beragam inovasi yang dilakukan GOJEK Wirausaha dapat membantu jutaan UMKM yang ada di Indonesia.

”Sebagai sektor yang paling tahan banting di Indonesia, UMKM masih memiliki banyak tantangan terkait pengembangan bisnis mereka. Dan sebesar 80 persen di antaranya merupakan UMKM kuliner yang telah merasakan manfaat perluasan pasar secara langsung,” kata Nila.

Chief Commercial Expansion Go-Jek Catherine Hindra Sutjahyo menilai, keberadaan GOJEK Wirausaha akan menjadi stimulus bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan usaha. Catherine pun meyakini program GOJEK Wirausaha juga bisa menjadi katalis positif terhadap perekonomian Indonesia.

”Kami di Go-Jek percaya basis UMKM yang besar di tanah air berpotensi untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Namun demikian, terdapat tantangan yang dihadapi oleh UMKM mulai dari keterbatasan pada akses pasar yang lebih luas, akses ke teknologi, serta akses pada peningkatan skill,” tutur Catherine.

Saat ini, pelaku UMKM yang sudah bergabung dengan paltform Go-Jek sudah mencapai 400.000 merchant. 300.000 merchant di antaranya merupakan pelaku UMKM di sektor makanan dan tergabung di platform Go-Food. Manajemen Go-Jek pun menargetkan program pelatihan GOJEK Wirausaha ini akan diikuti 35.000 peserta di 25 kota di Indonesia.


Editor : Ranto Rajagukguk