Harga Bitcoin Anjlok, Keluarga Ini Kehilangan Nilai Aset Sebesar Rp14,97 Miliar
JAKARTA, iNews.id - Nilai aset kripto milik Keluarga Bitcoin turun lebih dari 1 juta dolar AS atau setara Rp14,97 miliar sejak mata uang kripto terbesar itu mencapai puncaknya pada November 2021. Namun, kepala keluarga bitcoin, Didi Taihuttu mengaku tetap mendapatkan untung seperti biasanya.
“Saya membeli bitcoin setiap hari. Bagi saya, pelajaran yang saya pelajari dari dua siklus terakhir adalah ketika seluruh dunia panik dan ketika semua orang berpikir bahwa bitcoin akan jatuh, saya perlahan-lahan memperkecil, dan saya membeli bitcoin, ujar Taihuttu dikutip dari CNBC International, Minggu (24/7/2022).
Pada tahun 2017, Taihuttu, istrinya, dan tiga putrinya melikuidasi semua yang mereka miliki, mulai dari menjual rumah seluas 2.500 kaki persegi dan hampir semua harta duniawi mereka untuk bitcoin dan hidup di jalan. Ini dimulai ketika harga bitcoin sekitar 900 dolar AS hingga saat ini diperdagangkan sekitar 22.000 dolar AS.
Sepanjang jalan, Taihuttu telah keluar dari posisi nilai bitcoinnya dan kemudian membeli kembali dan memperdagangkan koinnya pada saat yang tepat.
“Itulah kehidupan bitcoin,” kata dia.

Taihuttu mengaku menjual sekitar 15 persen dari keseluruhan kepemilikan bitcoin keluarga mereka ketika harga turun ke level 55.000 dolar AS pada akhir November.