Harga Referensi CPO Periode 1-15 November 2022 Naik, Ini Penyebabnya
Didi mengungkapkan, peningkatan harga referensi CPO dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya penurunan pasokan dari Indonesia dan Malaysia karena meningkatnya curah hujan, konflik Ukraina dan Rusia yang memanas, rencana negara-negara OPEC+ untuk mengurangi produksi minyak mentah dunia sebesar 2 juta barel per hari mulai November 2022, serta penurunan harga minyak nabati lainnya seperti kedelai dan minyak canola.
Sementara itu, untuk harga referensi biji kakao periode November 2022 ditetapkan sebesar 2.337,95 dolar AS per MT, turun 1,22 persen atau sebesar 28,94 dolar AS dari bulan sebelumnya.
"Hal ini berdampak pada penurunan harga patokan ekspor (HPE) biji kakao pada November 2022 menjadi 2.054 dolar AS per MT, menurun 1,37 persen atau 28,51 dolar AS dari periode sebelumnya," tuturnya.
Didi menerangkan, peningkatan harga ini tidak berdampak pada BK biji kakao, yaitu tetap 5 persen sesuai Kolom 2 Lampiran Huruf B pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 123/PMK.010/2022.
"Peningkatan harga referensi dan HPE biji kakao ini dipengaruhi penurunan permintaan Kakao dan penguatan nilai tukar dolar AS," ucapnya.