Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : ESDM Atur Ulang Kuota Impor BBM SPBU Swasta 2026, Begini Skemanya  
Advertisement . Scroll to see content

Indonesia Sulit Penuhi Target Energi Bersih, Penyebabnya Regulasi hingga Harga

Rabu, 03 Juni 2020 - 20:20:00 WIB
Indonesia Sulit Penuhi Target Energi Bersih, Penyebabnya Regulasi hingga Harga
Geotermal. (Foto: ilustrasi/Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

Pasalnya, harga energi dari EBT tidak murah, sehingga banyak konsumen yang berpikir ulang untuk menggunakannya.

"Tidak mudah bagi kita untuk bisa mendapatkan target bauran EBT dengan harga murah (affordable), handal (reliable), dan berkelanjutan (sustainable)," ujarnya.

Menurut Sampe, banyak hal yang harus dilakukan agar mendapatkan harga EBT lebih terjangkau. Beberapa faktor seperti belanja modal dan belanja operasional, perlu dikaji.

Selain soal harga, dia juga menyoroti ketersediaan sumber EBT karena hal ini sangat memengaruhi aspek keberlanjutan dan keandalan energi. Ekosistem EBT seperti feedstock, output, offtaker, hingga konsumen perlu dibentuk.

"Jadi jelas, ini juga persoalan teknologi, tidak semata-mata soal harga. Misalkan kita ingin memakai biomass atau waste, ada tidak sumbernya? siapa yang bisa mengerjakan? berapa lama? lalu output-nya, seberapa jauh dia akan mengurangi CO2 reduction? dan yang terpenting siapa yang akan membeli?," katanya.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut