Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : JK Siap Bangun Pembangkit Listrik 2.000 MW, Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Kekayaan Bernard Arnault Melonjak Rp258 Triliun Berkat Kebijakan Stimulus China 

Senin, 30 September 2024 - 11:54:00 WIB
Kekayaan Bernard Arnault Melonjak Rp258 Triliun Berkat Kebijakan Stimulus China 
Kekayaan miliarder Bernard Arnault melonjak hingga 17 miliar dolar AS atau setara Rp258,19 triliun hanya dalam satu hari. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Pada bulan Juli, LVMH mengatakan bahwa penjualan perusahaan turun 10 persen dalam enam bulan pertama tahun ini di wilayah Asia dibandingkan dengan tahun 2023. Pasar tersebut, yang menyumbang 31 persen dari total pendapatan tahun lalu, didominasi oleh China.

Perekonomian China yang goyah telah merugikan banyak merek Barat. Negara ini bergulat dengan sejumlah tantangan, mulai dari belanja konsumen yang lesu dan kemerosotan properti yang terus-menerus hingga krisis utang yang meningkat di pemerintah daerah.

Selama berbulan-bulan, para ekonom telah meminta pejabat China untuk berbuat lebih banyak untuk meningkatkan prospek yang lesu bagi ekonomi terbesar kedua di dunia, yang berisiko kehilangan tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen. 

"Beijing tampaknya akhirnya bertekad untuk meluncurkan stimulus bazokanya secara berurutan. Pengakuan Beijing atas situasi ekonomi yang parah dan kurangnya keberhasilan dalam pendekatan sepotong-sepotong harus dihargai oleh pasar," tulis analis di bank investasi Nomura dalam sebuah catatan penelitian.

Faktanya, saham di China dan Hong Kong berada di jalur yang tepat hingga hari Jumat untuk mencatat minggu terbaik mereka sejak 2008. Indeks acuan Hang Seng Hong Kong telah naik lebih dari 12 persen pada minggu lalu, sementara saham unggulan China daratan CSI300 telah naik lebih dari 15 persen. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut