Kepala BP Batam Dijabat Wali Kota, Jabatan Wakil Kepala Diaktifkan

Rully Ramli ยท Jumat, 14 Desember 2018 - 19:34 WIB
Kepala BP Batam Dijabat Wali Kota, Jabatan Wakil Kepala Diaktifkan

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memutuskan untuk mengalihkan kewenangan Badan Pengusahaan (BP) Batam kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Batam. Namun, pemerintah sudah mengantisipasi beban Pemkot yang bertambah.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, pemerintah pusat akan mengaktifkan jabatan Wakil Kepala BP Batam. Hal tersebut untuk mempermudah kerja BP Batam.

"Dulu wakilnya kita enggak masukkan atau hilang. Nah kalau nanti ada wali kota, kerjanya (wali kota) kan banyak juga urusan pemerintahan. Ya kita hidupkan lagi wakil ketuanya," kata Menko di kantornya, Jakarta, Jumat (14/12/2018).

Dia mengungkapkan alasan di balik pengalihan wewenang BP Batam. Presiden Joko Widodo, kata dia, mendapat keluhan soal dualisme kewenangan dalam pengelolaan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

"Informasi yang masuk dari waktu rapat itukan memang Pak Wapres dan Presiden bilangnya beggitu, kita masih dapat begini (keluhan dualisme) dari dunia usaha, ini kalau diteruskan, enggak akan efektif," kata dia.

Dualisme kewenangan itu, kata dia, bersumber dari peran BP Batam yang tidak hanya mengurusi administrasi investasi, namun juga ikut berbisnis di KPBPB Batam. Soal administrasi inilah yang kerap memicu konflik antara BP Batam dengan Pemkot Batam.

"Jadi ada yang sudah diatur di tangan kewenangan wali kota, tapi ada juga yang di kewenangan BP Batam, jadi ya mulai lah sama-sama ada di kewilayahan," ujar dia.

Atas dasar itulah, pemerintah pusat melebur BP Batam dengan Pemkot Batam. Menurut Menko, tidak ada aturan yang dilanggar karena Pemkot Batam memiliki hak otonomi daerah.

Mantan Gubernur Bank Indonesia tersebut menargetkan, aturan peleburan BP Batam diterbitkan awal tahun depan.

"Kita lagi menyiapkan, kerangka dan legalnya. Itu harus kita siapkan, dan saya kira kita perlu seminggu sampai sepuluh harian, sehingga awal tahun (selesai)," ucap dia.


Editor : Rahmat Fiansyah