Kisah Sukses Alex Rodrigues, Pilih Putus Kuliah hingga Pimpin Perusahaan Senilai Rp57,53 Triliun 

Aditya Pratama · Sabtu, 29 Januari 2022 - 07:49:00 WIB
Kisah Sukses Alex Rodrigues, Pilih Putus Kuliah hingga Pimpin Perusahaan Senilai Rp57,53 Triliun 
Pendiri Embark Technology Inc Alex Rodrigues dan Brandon Moak. (foto: embarktrucks.com)

JAKARTA, iNews.id - Kisah sukses Alex Rodrigues pada enam tahun lalu saat menghadapi keputusan sulit, yaitu melanjutkan kuliah atau putus kuliah dan membangun perusahaan dari nol. Hal ini yang menjadikannya salah satu CEO termuda dari sebuah perusahaan publik dalam sejarah.

Rodrigues yang berusia 26 tahun menyebut pemikirannya dengan dua temannya di Universitas Waterloo Kanada terkait kendaraan self driving berisiko tinggi. Pada akhir 2015, dengan modal 10.000 dolar AS setara Rp143,83 juta bantuan keuangan dari orang tua mereka dan hadiah kewirausahaan 25.000 dolar AS setara Rp359,58 juta dari kampus mereka, ketiganya memutuskan mengakhiri kuliah mereka.

Saat ini, Rodrigues menjadi salah satu pendiri Embark Technology Inc yang berbasis di San Francisco, perusahaan rintisan truk swakemudi dengan 200 karyawan yang go public pada November 2021 melalui merger SPAC dan sekarang nilai perusahaannya mencapai 4 miliar dolar AS setara Rp57,53 triliun.

Rodrigues menyebut, membangun Embark jauh dari ide yang dimulai sebagai lelucon antara mahasiswa teknik mekatronik dan dapat dengan cepat berkembang. Dia dan dua temannya, Brandon Moak dan Michael Skupien, dua pendiri Embark lainnya memutuskan untuk membangun mobil golf self driving di garasi orang tuanya di Calgary.

“Pada dasarnya kami berkata kepada diri sendiri, ini adalah kesempatan luar biasa, teknologi ini sangat keren, dan jika kita menunggu tiga tahun untuk lulus, momen itu akan berlalu,” ujar Rodrigues dikutip dari CNBC Make It, Sabtu (29/1/2022).

Rodrigues tumbuh bersaing di tim robotika muda. Pada usia 14 tahun, ia gagal mencoba membangun mesin pemotong rumput yang bisa bergerak sendiri. Di perguruan tinggi, dia mempelajari mekatronik (bagian dari teknik mesin, elektronik, dan listrik), di mana dia dan teman-temannya membangun pemahaman yang lebih kuat tentang teknologi.

Dengan bantuan dari orang tua mereka yang menyediakan uang untuk membeli mobil golf seharga 1.800 dolar AS dan sensor LIDAR seharga 8.000 dolar AS, dan tempat untuk bekerja di garasi Rodrigues, ketiga sahabat itu menyempurnakan desain dan perangkat lunak mereka. Ayah baptis Rodrigues, mantan karyawan di perusahaan teknologi GPS, mengatur agar mereka meminjam sistem GPS seharga 30.000 dolar AS.

Editor : Aditya Pratama

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: