KKP Salurkan Sembako dan Pinjaman Lunak untuk 550 ABK Korban Kebakaran Kapal di Cilacap

azhfar muhammad ยท Kamis, 12 Mei 2022 - 13:47:00 WIB
KKP Salurkan Sembako dan Pinjaman Lunak untuk 550 ABK Korban Kebakaran Kapal di Cilacap
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono (tengah depan), saat mengunjungi lokasi kebakaran puluhan kapal perikanan di Dermaga Batre di kawasan Pelabuhan Wijayapura, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (11/5/2022). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan bantuan sembako dan pinjaman lunak kepada 550 Anak Buah kapal (ABK) yang menjadi korban kebakaran kapal di Pelabuhan Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah. 

Bantuan tersebut, diberikan Menteri KP, Sakti Wahyu Trenggono, saat mengunjungi lokasi kebakaran puluhan kapal perikanan di Dermaga Batre di kawasan Pelabuhan Wijayapura, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, Rabu (11/5/2022).  

Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri Trenggono menyerahkan bantuan sembako sebanyak 550 paket kepada para ABK yang menjadi korban kebakaran tragis yang menghanguskan 54 unit kapal ukuran di atas dan di bawah 30 GT. Peristiwa  kebakaran kapal perikanan di Dermaga Batre terjadi pada 3 Mei 2022, saat sebagian besar masyarakat masih merayakan hari kedua lebaran Idul Fitri 2022. 

"Kami sangat prihatin dengan pristiwa ini. Satu korban mengalami luka bakar, dan lebih dari 500 ABK kehilangan pekerjaan. Untuk hari ini, kita berikan bantuan langsung dalam bentuk sembako, kita berikan kepada mereka yang terdampak khususnya para ABK," kata Trenggono.

Selain itu, lanjutnya, KKP juga memastikan siap memberikan bantuan pembiayaan bagi para pemilik kapal untuk membangun kembali kapal-kapal perikanan yang hangus terbakar. 

“Saya sudah bertemu dengan pemilik kapal. Yang bisa kita lakukan saat ini adalah memberikan bantuan pembiayaan untuk pembangunan kembali kapal. Bentuknya pinjaman lunak melalui BLU. Mudah-mudahan dalam enam bulan ini sudah bisa melaut kembali dan para ABK bisa bekerja kembali," tutur Trenggono.

Dia juga menyoroti Standard Operational Procedure (SOP) dalam memperbaiki kapal perikanan. Dia mengimbau kepada pemilik kapal maupun ABK agar perbaikan kapal ke depannya benar-benar memperhatikan unsur keselamatan sehingga kejadian serupa tidak terulang.  

"Di kemudian hari tidak boleh ada lagi perbaikan kapal di dermaga. Kapal kalau mau diperbaiki harus tidak ada bahan bakar dan dipisahkan dari kapal-kapal lain. Tapi yang paling penting sekarang ini sudah kejadian, bagaimana kita mengatasi ratusan ABK yang nganggur," ungkap Trenggono.

Usai mengunjungi Dermaga Batre, Menteri KKP meninjau Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap.Pihaknya segera meningkatkan kualitas dan fasilitas PPS Cilacap sehingga menjadi pelabuhan perikanan berwawasan lingkungan sebagai wujud implementasi program ekonomi biru di Indonesia.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda