Mendag Sebut Harga Komoditas Pangan Sudan Turun
Dia menjelaskan, penyebab harga barang pokok mengalami kenaikan pada Nataru akibat permintaan yang belum pulih sepenuhnya dan pasokan pangannya cukup, sehingga tidak terjadi pertumbuhan yang sangat berarti.
"Dari 2018 sampai 2020 tuh biasanya kenaikan harga ada dua kali. Pertama saat Lebaran dan kedua saat Nataru. Biasanya naiknya pas Lebaran kemudian turun, terus naik lagi pas Nataru. Sebenarnya pada 2021, jika dilihat itu dibandingkan dengan inflasi sebenarnya tidak ada kenaikan sama sekali," ujarnya.
Adapun penyebab kenaikan harga minyak goreng saat ini karena harga minyak sawit mentah (CPO) yang tengah mengalami kenaikan. Namun pemerintah akan menerapkan kebijakan satu harga minyak goreng Rp14.000 per liter mulai besok, Rabu (19/1/2022) pukul 00.00 WIB.
Editor: Jujuk Ernawati