Pefindo Sebut Sektor Properti Masih Sulit Bangkit pada 2021
JAKARTA, iNews.id - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Persero) atau Pefindo masih pesimistis dengan masa depan sektor properti. Perusahaan pelat merah tersebut memberikan outlook negatif terhadap sektor properti untuk tahun depan.
Analis Pefindo, Yogie Surya Perdana mengatakan, industri properti sudah tertekan sejak sebelum pandemi Covid-19.
"Sebelum adanya pandemi sektor properti sudah mengalami tantangan, apalagi ditambah pandemi. Ini tentu akan mempengaruhi daya beli pada sektor ini," katanya dalam Market Review IDX Channel, Senin (30/11/2020).
Menurut Yogie, seluruh segmen terdampak pandemi. Kalangan menengah bawah kehabisan uang. Kalangan menengah atas yang masih memiliki tabungan banyak memilih investasi di sektor lain.
"Kalangan menengah atas menahan diri mereka untuk berinvestasi di sektor properti," ucapnya.
Yogie memprediksi pemulihan di sektor properti masih lama. "Recovery mungkin lebih lama, karena kita nggak tau pandemi sampai kapan. Namun, kunci untuk pengembangan supaya bertahan adalah bagaimana pengembang menyasar segmen yang tepat di tengah pandemi," tuturnya.
Editor: Rahmat Fiansyah