Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 320.465 Tiket Kereta Lebaran 2026 Sudah Terjual, Ini 10 Rute Favorit
Advertisement . Scroll to see content

Penumpang KRL Berjubel Saat Pergi dan Pulang Kantor, Pengamat: KAI Harus Perketat Prokes

Senin, 06 Desember 2021 - 15:27:00 WIB
Penumpang KRL Berjubel Saat Pergi dan Pulang Kantor, Pengamat: KAI Harus Perketat Prokes
Penumpang KRL Jabodetabek berjubel saat jam pergi dan pulang kantor, tanpa ada batasan jaga jarak. (foto: Azhfar Muhammad)
Advertisement . Scroll to see content

Anggota Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) ini menilai pengetatan Protokol kesehatan di KRL sudah ditegakan okeh operator. Akan tetapi, menurut dia, dibutuhkan kesadaran penumpang untuk menghindari kepadatan, terutama pada pagi hari atau jam sibuk menuju tempat kerja.  

“Saya rasa pihak KAI  dan juga operator sudah melakukan berbagai Antisipasi namun perlu diperketat lagi terutama dalam penertiban penumpang saat hendak, naik kereta. Di luar itu, kesadaran penumpang juga dibutuhkan. Kalau padat, usahakan naik krl di jam-jam lowong,” ungkap Djoko.

Adapun pembatasan kursi atau jok penumpang sudah diterapkan, namun petugas KAI idealnya memberikan arahan kepada penumpang.

“Kan sebenarnya protokolnya sudah di atur dari 80 persen total penumpang. Jadi Pihak KCI juga harus bisa memaksimalkan petugasnya,” ujar Djoko.

Dia menambahkan, untuk kapasitas 80 Persen tersebut dapat dimaksimalkan dengan pengetatan protokol kesehatan yang disesuaikan.

“Masyarakat dihimbau untuk lebih aware dan peduli Terhadap protokol kesehatan di dalam moda transportasi  sehingga ancaman kasus varian baru Omicron tidak masuk ke Indonesia,” tutur Djoko.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut