Permintaan dari China Meningkat, Ekspor Karet Sumatera Utara Naik

Antara · Kamis, 20 Agustus 2020 - 04:39:00 WIB
Permintaan dari China Meningkat, Ekspor Karet Sumatera Utara Naik
Permintaan dari China meningkat, volume ekspor karet Sumatera Utara (Sumut) tumbuh sebesar 32.291 ton pada Juli 2020. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Volume ekspor karet Sumatera Utara (Sumut) naik sebesar 32.291 ton pada Juli 2020. Raihan ini karena permintaan dari China naik.

"Pada Juni volume ekspor karet Sumut masih 28.012 ton, sementara pada Juli naik 15 persen atau sebanyak 32.291 ton," ujar Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut Edy Irwansyah di Medan, Rabu (18/7/2020).

Dia menjelaskan kenaikan ekspor didorong peningkatan permintaan dari China setelah sempat anjlok pada awal pandemi Covid-19. "Meningkatnya volume ekspor sejak Juni menggembirakan setelah pada Mei 2020 merupakan puncak penurunan ekspor," katanya.

Apalagi, lanjut dia, secara total volume ekspor karet Sumut pada Januari - Juli masih turun dibandingkan periode sama 2019.

Total volume ekspor karet Sumut pada Januari - Juli 2020 masih 202.716 ton atau turun 14,5 persen dibandingkan periode sama 2019.

Edy menjelaskan pada Juli 2020 karet Sumut diekspor ke-34 negara dengan sebesar 70,4 persen dipasarkan keenam negara yakni China 24 persen, Amerika Serikat (14,7 persen), Jepang (11,1 persen), India (8,1 persen), Turki (6,8 persen), dan Malaysia 5,8 persen. "Diharapkan permintaan terus naik agar ekspor meningkat lagi karena produksi karet tren meningkat, " katanya.

Produksi karet pada Juli 2020 sebesar 35.999 ton atau meningkat 19 persen dibanding  volume bulan Juni 2020.

Edy, mendorong kenaikan harga jual di pasar bursa. Harga karet SIR 20 di Bursa Singapura (SGX) hingga posisi 18 Agustus untuk kontrak September 2020 sebesar 1,31 dolar AS.

Editor : Dani M Dahwilani

Bagikan Artikel: