Petani Sawit Sebut Beredar Banyak Pupuk Palsu dari Batu Bata atau Kapur Digiling

Iqbal Dwi Purnama ยท Rabu, 18 Mei 2022 - 11:20:00 WIB
Petani Sawit Sebut Beredar Banyak Pupuk Palsu dari Batu Bata atau Kapur Digiling
Petani sawit sebut banyak beredar pupuk palsu dari Batu Bata atau Kapur Digiling (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPD  Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupeten Kota Baru, Kalimantan Selatan, Mondes Sembiring menuturkan, banyak pupuk palsu beredar dengan harga murah di tengah kosongnya pupuk bersubsidi.

Dia mengatakan, itu diketahui ketika para petani sawit membeli pupuk murah karena mahalnya pupuk nonsubsidi. Menurut Mondes, itu terjadi ketika ongkos dan perawatan tanaman sawit yang tidak sepadan dengan harga jual sawit. Apalagi, larangan ekspor CPO membuat harga buah sawit milik petani swadaya menjadi murah.

"Sekarang itu sudah banyak penjual pupuk palsu karena beli pupuk nonsubsidi itu mahal," kata Mondes kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (17/5/2022).

Dia mengungkapkan, pupuk palsu yang dijual memiliki harga yang lebih murah. Bahkan harganya hampir sama atau bisa lebih murah dari harga pupuk subsidi. 

"Pupuk palsu itu ada yang batu bata digiling atau kapur digiling. Itu kan tidak ada efeknya ke tanaman," ujar Mondes.

Meski demikian, menurutnya, para petani ini tidak masalah jika tidak diberikan pupuk bersubsidi, asalkan harga sawit milik petani swadaya normal dan diserap perusahaan. Misalnya, sama dengan harga jual sawit milik petani perusahaan mitra yang mengacu pada Permentan Nomor 1/2018.

"Tidak masalah harga pupuk nonsubsidi itu mahal kalau kondisi harga dan serapan ke perusahaan CPO itu normal," ucap Mondes.

Mondes menjelaskan, buah sawit milik petani swasta saat ini hanya dihargai Rp1.000-2.000 per kilogram (kg). Sedangkan harga buah sawit milik petani mitra di kisaran Rp4.000 per kg.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda