Pos Indonesia Percepat Penyaluran Bansos Tunai di Wilayah 3T

Jeanny Aipassa ยท Kamis, 16 September 2021 - 18:53:00 WIB
Pos Indonesia Percepat Penyaluran Bansos Tunai di Wilayah 3T
Ilustrasi penyaluran Bantuan Sosial Tunai. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - PT Pos Indonesia (Persero) terus berupaya mempercepat penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Tunai di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T). 

Direktur Utama (Dirut) PT Pos Indonesia  (Persero), Faizal Rachmad Djoemadi, mengatakan sebagai partner Kementerian Sosial, Pos Indonesia terus berupaya mempercepat distribusi Bansos Tunai di wilayah 3T meski menghadapi beberapa kendala.

“Banyak daerah yang sulit dijangkau terutama di wilayah 3T yang akses infrastruktur dan transportasinya terbatas. Tapi Inilah tugas Pos Indonesia dalam  pendistribusian Bansos Tunai, yakni menjangkau masyarakat di wilayah 3T, karena banyak yang tidak memiliki rekening Bank,” kata Faizal, dalam keterangan, Kamis (16/9/2021). 

Dia menjelaskan, untuk memastikan penyaluran Bansos Tunai tepat sasaran, pihaknya bersama jajaran Pos Indonesia setempat secara intensif turun dan mengecek langsung prosesnya. 

"Makanya kami menemukan beberapa kendala yang terjadi di lapangan terkait penyaluran Bansos Tunai, tapi sejauh ini masih dapat terkontrol," ujar Faizal. 

Dia menambahkan, petugas Pos Indonesia juga selalu berkoordinasi dengan kelurahan dan RW setempat agar penyaluran Bansos Tunai tersebut dapat dilakukan secara optimal. 

Penyaluran Bansos Tunai tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang terdampak PPKM, sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat sehingga dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Seperti diketaui, program Bansos Tunai yang dilakukan oleh pemerintah melalui Kemensos masih terus dilakukan. Bantuan sebesar Rp300.000 yang diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) per bulan diharapkan mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19, khususnya dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di berbagai wilayah.

Bansos Tunai ini diperuntukkan hanya bagi masyarakat yang tidak mampu yang belum menerima Program Keluarga Harapan (PKH) kriteria penerima bansos tunai Rp300.000 adalah mereka yang memiliki NIK (Nomor Induk Kependudukan), KK (Kartu Keluarga), dan telepon yang bisa dihubungi.

Kemensos telah menyiapkan 3 langkah strategis dalam pendistribusian program bantuannya. Pertama, melakukan sinkronisasi dan pemadanan data penerima bantuan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kementrian Dalam Negeri. 

Kedua, memperbaiki mekanisme penyaluran bantuan. Bantuan sosial eksisting seperti Program Keluarga harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Kartu Sembako dan Bantuan Sosial Tunai. 

Ketiga, menggunakan teknologi berbasis digital untuk menyiapkan aplikasi belanja bagi penerima bantuan.

Terkait dengan hal itu, Kantor Pos di daerah bergerak berdasarkan data dari Pemerintah Daerah (Pemda) untuk penyesuaian data dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSK). Oleh karena itu, Pos Indonesia dan Pemerintah  bersinergi aktif untuk melakukan pemuktahiran data.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda