Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 383 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 7.389
Advertisement . Scroll to see content

Potensi Gagal Bayar Utang Rp4.000 Triliun, Evergrande Tidak Berdampak Signifikan Terhadap IHSG

Selasa, 21 September 2021 - 12:03:00 WIB
Potensi Gagal Bayar Utang Rp4.000 Triliun, Evergrande Tidak Berdampak Signifikan Terhadap IHSG
Ilustrasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia. (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

"Kebetulan juga pada 20 September sehubungan dengan properti asal Tiongkok bernama Evergrande, itu lumayan besar, tapi masalahnya perusahaan tersebut belum mampu melunaskan utang jatuh tempo, itu juga kebetulan membuat terjadinya kondisi panic selling yang pada pergerakan Bursa di regional Asia," tuturnya.

Evergrande Group atau Evergrande Real Estate Group (sebelumnya Hengda Group) merupakan perusahaan pengembang properti terbesar kedua di China dalam hal penjualan, menjadikannya perusahaan terbesar ke-122 di dunia dalam hal pendapatan, menurut 2021 Fortune Global 500 List.

Perusahaan tersebut berbasis di Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan, dan menjual apartemen-apartemen utamanya kepada para pembeli berpendapatan menengah dan ke atas.

Evergrande saat ini dikabarkan masih berupaya untuk menempuh jalur perpanjangan tenor pembayaran di sejumlah bank. Perusahaan ini disebut memiliki kewajiban mencapai 305 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan Rp4.361 triliun (dengan kurs Rp14.300 per dolar AS). 

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut