Pulih dari Pandemi Covid-19, China Undang Investor Berbisnis di Wuhan

Jeanny Aipassa ยท Rabu, 14 April 2021 - 18:40:00 WIB
 Pulih dari Pandemi Covid-19, China Undang Investor Berbisnis di Wuhan
Bunga sakura bermekaran di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, saat musim semi. Antara

WUHAN, iNews.id - Setahun lalu, nama Kota Wuhan seolah menjadi momok bagi dunia. Bagaimana tidak, ibukota Provinsi Hubei tersebut, langsung dikenal karena menjadi sumber awal virus corona (Covid-19) yang kemudian menyebar menjadi pandemi global. 

Meskipun dikenal dalam konotasi negatif, Pemerintah China nampaknya tak ingin menyia-nyiakan kepopuleran Kota Wuhan di mata dunia. Seiring dengan pulihnya negara itu dari pandemi Covid-19, Pemerintah China secara khsusus menggelar promosi global untuk bisnis dan pariwisata di Provinsi Hubei, terutama ke Kota Wuhan yang menjadi primadona. 

Kementerian Luar Negeri China, Rabu (13/4/2021), mengundang 275 duta besar, diplomat, dan perwakilan organisasi internasional dari 155 kedutaan besar di China dan 21 organisasi internasional di China, untuk mengikuti konferensi sekaligus merasakan kelahiran kembali Kota "Heroik" Wuhan. 

"Konferensi pers hari ini adalah promosi terbesar yang dihadiri oleh sejumlah besar utusan dan perwakilan asing. Itu sepenuhnya menunjukkan pengakuan luas atas pencapaian Hubei dan Wuhan dalam memerangi pandemi Covid-19," kata Penasihat Negara dan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, dalam sambutan di acara konferensi tersebut, sebagaimana dilaporkan Xinhua, Selasa (13/4/2021).

Dalam pemaparan kepada para undangan, Pemerintah China menggambarkan Wuhan sebagai kota heroik, dinamis, dan penuh harapan serta pusat transportasi utama di Tiongkok. 

"Wuhan juga merupakan pangkalan industri penting dan salah satu dari tiga wilayah intensif intelijen negara, dan tentunya menjadi kontributor utama dalam perang global mencari penawar (vaksin, Red) untuk melawan Covid-19," kata Wang Zhonglin, pejabat tinggi di Wuhan.

Olivier Guyonvarch, Konsul Jenderal Prancis di Wuhan, mengatakan Wuhan kini menjadi kota yang sangat aman dari pandemi Covid-19, terutama setelah pengujian asam nukleat seluruh kota dilakukan pada Mei 2020.

Pernyataan senada juga disampaikan presiden Sekolah Internasional Maple Leaf-Wuhan, Jeff Laing. "Wuhan adalah salah satu tempat teraman di dunia sekarang," kata Laing. 

Pemerintah China memaparkan, sebagai kota pertama yang dilanda epidemi, Wuhan belum melihat kasus lokal baru selama hampir 11 bulan terakhir. 

Pada Mei 2020, Wuhan membutuhkan waktu 10 hari untuk menyelesaikan tes asam nukleat yang mencakup puluhan juta orang, menjadikan Wuhan "kota teraman.
 
Kemudian Pada Maret 2021, gelombang pertama vaksin COVID-19 yang dilemahkan" Made in Wuhan "diluncurkan. lini produksi dengan hasil tahunan 100 juta dosis, berkontribusi pada perang global melawan epidemi.

Editor : Jeanny Aipassa

Halaman : 1 2