Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger Ada Karyawan RI Punya Rekening Rp12,49 Triliun, PPATK Ungkap Faktanya
Advertisement . Scroll to see content

Rafael Alun Divonis 14 Tahun Penjara, Ini Tanggapan Ditjen Pajak

Senin, 08 Januari 2024 - 20:38:00 WIB
Rafael Alun Divonis 14 Tahun Penjara, Ini Tanggapan Ditjen Pajak
Ditjen Pajak menghargai proses hukum yang dihadapi mantan pejabatnya Rafael Alun Trisambodo. Rafael diketahui divonis hukuman 14 tahun penjara. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) buka suara perihal vonis penjara yang dijatuhkan kepada mantan pejabatnya, Rafael Alun Trisambodo. Adapun, Rafael divonis hukuman 14 tahun penjara.

Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Kemenkeu, Dwi Astuti mengatakan, pihaknya sangat menghargai proses hukum yang sedang berlangsung. Sehingga, apapun putusan hakim itu didasarkan data dan bukti yang ada. 

"Kami sangat menghargai proses hukum yang saat ini sedang berlangsung," ujar Dwi dalam keterangannya, Senin (8/1/2024). 

Dwi menambahkan, ke depannya Ditjen Pajak akan terus menjaga nilai-nilai dan kode etik yang ada di Kementerian Keuangan.

"Direktorat Jenderal Pajak, dan tentu saja kami tetap konsisten untuk terus menjaga integritas kami, dan siapapun tanpa pandang bulu yang memang melanggar akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku," tuturnya.

Sebelumnya, Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis terdakwa Rafael Alun Trisambodo dengan hukuman 14 tahun penjara. Selain itu, dia juga dikenai hukuman membayar denda senilai Rp500 juta.

Selain itu, Majelis Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan kepada Rafael Alun dengan membayar uang pengganti sebesar Rp10,079 miliar dalam kurun waktu satu bulan pascaputusan berkekuatan hukum tetap, subsider 3 tahun penjara.

Menurut Majelis Hakim, Rafael Alun terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan TPPU, sebagaimana dakwaan kesatu, kedua, dan ketiga JPU KPK. Dengan demikian, Rafael dinyatakan melanggar seluruh pasal yang didakwakan.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut