Resmi Tercatat di BEI, Saham Ginting Jaya Energi Naik 22,2 Persen

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Jumat, 08 November 2019 - 10:20 WIB
Resmi Tercatat di BEI, Saham Ginting Jaya Energi Naik 22,2 Persen

PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS) melaksanaan penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) saham. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

JAKARTA, iNews.id - PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS) melaksanaan penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) saham. Harga saham yang ditawarkan sebesar Rp450 per lembar saham dengan target dana Rp337,5 miliar.

Direktur Utama Ginting Jaya Energi Jimmy Hidayat mengatakan, saham WOWS oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dikategorikan sebagai saham syariah dan dilepas ke publik sebanyak 750 juta lembar saham yang mewakili 30,29 persen modal yang dikeluarkan dan disetor perseroan setelah penawaran umum perdana.

"Saham yang kami lepas 750 juta lembar telah terserap oleh publik dengan baik. Terima kasih pada investor telah percaya penuh pada kami. Terima kasih telah menjadikan kami untuk menjadi perusahaan terbuka dan menjadi kategori saham syariah berkode WOWS," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Dia melanjutkan, sebanyak 63,56 persen dana hasil IPO akan digunakan untuk pengembangan usaha dalam bentuk penambahan 7 rig work over dan well services (wows) perseroan. Selain itu, akan digunakan untuk pembelian aset tetap untuk mendukung operasional sebesar 16,74 persen dan pelunasan sebagian utang leasing dengan perusahaan pembiayaan yang merupakan pihak ketiga sebanyak 13,06 persen.

Target pendapatan perusahaan tahun 2020 pasca IPO, diproyeksikan naik 1,5 kali lipat dengan laba bersih tumbuh hingga 250 persen. PT Ginting Jaya Energi Tbk telah menunjuk Jasa Utama Capital Sekuritas dan MNC Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi. 

"Laba bersih kami setelah IPO akan meningkat 100 persen dibanding laba bersih sebelum IPO. Kami berjanji akan menjaga kepercayaan anda dan kami berjanji akan menjadi perusahaan terbesar," tutur dia.

Pada pembukaan perdagangan, saham WOWS naik 100 poin ke level Rp550 dari harga IPO, atau mengalami kenaikan 22,2 persen. Saham WOWS ditransaksikan sebanyak 15 kali dengan volume sebanyak 18.946 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp1,05 miliar.

Saat ini Ginting Jaya Energi Tbk memiliki 9 unit rig WOWS yang beroperasi di Sumatera Selatan. Adapun potensi bisnis WOWS di Indonesia diprediksi mencapai sekitar Rp 23 triliun per tahun dan kebal terhadap fluktuasi harga minyak. Dengan tambahan 7 unit rig di tahun 2020 dan target penambahan hingga 23 unit pada 2023, maka Ginting Jaya Energi Tbk akan menjadi perusahaan penyedia jasa penyewaan rig WOWS terbesar di wilayah Asia Pasifik.


Editor : Ranto Rajagukguk