Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesawat Airbus A320 Gangguan Software, Sejumlah Penerbangan Maskapai RI Berpotensi Delay
Advertisement . Scroll to see content

Rugi Rp22,7 Triliun, Induk British Airways Pangkas Jumlah Penerbangan

Jumat, 23 Oktober 2020 - 14:14:00 WIB
Rugi Rp22,7 Triliun, Induk British Airways Pangkas Jumlah Penerbangan
International Airlines Group (IAG), perusahaan induk British Airways akan mengoperasikan lebih sedikit pesawat dari yang direncanakan selama sisa tahun ini. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

"Permintaan keseluruhan tidak berkembang seperti yang diharapkan, karena lockdown yang diperketat oleh banyak pemerintah Eropa sebagai langkah penanganan terhadap gelombang kedua infeksi Covid-19," ujar juru bicara IAG, dikutip dari BBC Jumat (23/10/2020).

Awal bulan ini, maskapai berbiaya rendah Inggris, EasyJet, juga memperkirakan kerugian lebih dari 885 juta euro tahun ini, kerugian tahunan pertama dalam sejarahnya. Maskapai membatasi penerbangan tidak lebih dari 25 persen dari kapasitas normal di tahun depan.

Tak jauh berbeda, pekan lalu Ryanair juga memotong jadwal penerbangan dan membatasi operasi hanya 40 persen dari kapasitas tahun lalu. Maskapai yang berfokus di Asia, Cathay Pacific, juga membatasi penerbangan maksimal setengah dari kapasitas normal untuk tahun depan akibat Covid-19.    

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut