Rupiah Hari Ini Jatuh Tembus Rp15.023 per Dolar AS, Ini Pemicunya

Advenia Elisabeth ยท Kamis, 22 September 2022 - 16:05:00 WIB
Rupiah Hari Ini Jatuh Tembus Rp15.023 per Dolar AS, Ini Pemicunya
Nilai tukar rupiah menembus Rp15.023 per dolar AS pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis 922/9/2022). (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah hari ini, Kamis (22/9/2022), ditutup jatuh 26 poin menembus Rp15.023 per dolar Amerika Serikat (AS). 

Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan salah satu faktor internal yang menjadi pemicu jatuhnya rupiah adalah pengumuman Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 4,25 persen. 

Pada perdagangan hari ini, poin Rupiah sempat mencapai level tertinggi yakni mencapai level di 45 poin. Namun setelah BI mengumumkan keputusan menaikkan suku bunga 50 basis points, poin Rupiah turun menjadi 25 poin. 

"Jadi keputusan bank Indonesia ini di respon positif oleh pasar kelihatan dari pelemahan Rupiah yang begitu tinggi dari 45 poin menjadi 26 poin," kata Ibrahim kepada MNC Portal Indonesia. 

Selain itu, faktor internal lainnya, di picu oleh peningkatan harga bahan bakar minyak (BBM) yang berpotensi meningkatkan ruang fiskal. Dengan adanya peningkatan inflasi jika terkompensasi dengan peningkatan upah akan berpotensi meningkatkan pajak pemerintah. 

"Peningkatan inflasi yang tidak diiringi dengan kenaikan upah juga akan membuat kelompok masyarakat di kelas menengah akan tertekan terutama akibat adanya peningkatan harga BBM dan potensi kebijakan peningkatan suku bunga acuan bank  Indonesia," ujar Ibrahim.

Sedangkan dari faktor eksternal, Dolar AS melonjak ke level tertinggi terhadap sekeranjang mata uang. Kata Ibrahim, ini memperpanjang kenaikan setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga. 

"The Fed menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin pada hari Rabu, seperti yang diharapkan. Ketua Jerome Powell memperingatkan bahwa bank akan mempertahankan kenaikan suku bunga pada klip yang tajam, bahkan mempertaruhkan tekanan pada pertumbuhan ekonomi dan pasar tenaga kerja, karena berjuang untuk mengendalikan inflasi yang tak terkendali," ungkap Ibrahim. 

Untuk perdagangan besok, Jumat (23/9/2022), Ibrahim memperkirakan mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp15.000-Rp15.060.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda