Hanya Karena Salah Ngomong, Kekayaan Elon Musk Merosot Rp286 Triliun

Jeanny Aipassa · Jumat, 14 Mei 2021 - 19:49:00 WIB
Hanya Karena Salah Ngomong, Kekayaan Elon Musk Merosot Rp286 Triliun
Miliarder Elon Musk

NEW YORK, iNews.id - Kekayaan miliarder dan CEO Tesla, Elon Musk, telah merosot lebih dari 20 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp286,035 triliun, hanya karena salah ngomong. 

Pada Jumat (14/5/2021), Forbes melaporkan, saham Tesla telah turun 15 persen sepanjang minggu ini, sehingga menurunkan kekayaan bersih Elon Musk sebesar 20,5 miliar dolar AS, menjadi 145,5 miliar dolar AS, per 13 Mei 2021.

Meski demikian, Elon Musk tetap menjadi orang terkaya ketiga di dunia, dan berada satu peringkat di atas pendiri Microsoft, Bill Gates, yang kekayaannya diperkirakan mencapai 127,6 miliar dolar AS.

Dilaporkan, dalam kurun waktu kurang dari sepekan, Elon Musk telah membuat dua pernyataan yang membuat mata uang kripto, Dogecoin, dimana dia menjadi CEO, merosot tajam. 

Pada 8 mei 2021, Elon Musk tampil sebagai pembawa acara Saturday Night Live (SNL), salah satu talk show ternama di AS. Hal itu sekaligus menjadikannya orang terkaya pertama yang pernah menjadi pembawa acara SNL. 

Dalam acara tersebut, Elon Musk menyampaikan beberapa lelucon, bahkan mengolok-olok rencana bisnisnya yang berani, dan mendiskusikan isu seputar cryptocurrency seperti Bitcoin dan Dogecoin. Namun pada satu titik, Elon Musk menyebut Dogecoin sebagai bisnis yang "hiruk pikuk". 

Pernyataannya itu, langsung membuat Cryptos terpukul, dengan nilai Dogecoin turun lebih dari 30 persen dalam waktu 24 jam. Elon Musk diperkirakan memiliki kekayaan sebesar 166 miliar dolar AS ketika dia menjadi pembawa acara SNL.

Kemudian pada Rabu (11/5/2021), Elon Musk membuat cuitan di akun Twitternya bahwa dia menangguhkan Bitcoin sebagai pembayaran tanpa batas waktu, dengan alasan kekhawatiran tentang "penggunaan bahan bakar fosil yang meningkat pesat untuk penambangan dan transaksi Bitcoin". 

Cuitan Elon Musk tersebut membuat harga Bitcoin kemudian turun sebanyak 17 persen, menjadi di bawah 50.000 dolar AS, pada perdagangan Kamis (13/5/2021). 

Analis Reuter menilai, penurunan 15 persen saham Tesla minggu ini telah menghapus miliaran dari kekayaan bersih Elon Musk, yang sebagian besar terdiri dari 21 persen saham di Tesla ditambah saham di perusahaan penerbangan luar angkasa swasta SpaceX. 

Meski demikian, konglomerat nyentrik itu, masih tetap dalam kondisi keuangan yang prima, berkat skema kompensasi Tesla yang sangat besar, dia dibayar hampir 11 miliar dolar AS tahun lalu, semua dalam opsi saham Tesla. 

Menurut Forbes, empat (dari 12) tahap pertama dari penghargaan opsi ini diberikan pada Tahun 2020, ketika Elon Musk mengarahkan Tesla melewati berbagai kapitalisasi pasar dan tonggak operasional dan sahamnya meningkat tujuh kali lipat. Sepanjang tahun ini, dia telah membuka dua tahap opsi saham lagi. Dengan 145,5 miliar dolar AS, Musk hampir lebih kaya 110 miliar dolar AS dibandingkan tahun lalu.

Editor : Jeanny Aipassa