Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Boyong Pengusaha Kelas Kakap AS ke China, Ada Elon Musk hingga Tim Cook
Advertisement . Scroll to see content

Sulit Cari Pekerja, Pabrik-Pabrik di China Dongkrak Penggunaan Robot

Sabtu, 10 April 2021 - 15:43:00 WIB
Sulit Cari Pekerja, Pabrik-Pabrik di China Dongkrak Penggunaan Robot
Pabrik-pabrik di China kesulitan mencari pekerja untuk memenuhi tingginya permintaan di tengah pemulihan ekonomi. (Foto: ilustrasi/AFP)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - Pabrik-pabrik di China kesulitan mencari pekerja untuk memenuhi tingginya permintaan di tengah pemulihan ekonomi. Untuk mengatasi hal tersebut, mereka menggencarkan penggunaan teknologi.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (10/4/2021), angkatan kerja di China berkurang lebih dari lima juta orang dalam satu dekade terakhir. Angka kelahiran mulai turun meski pemerintah telah mencabut kebijakan satu anak (one child policy).

Kondisi itu membuat pabrik-pabrik kekurangan suplai tenaga kerja, sehingga standar gaji terus meningkat. Hal ini memaksa perusahaan untuk merelokasi pabrik atau meningkatkan otomasi.

Direktur IT Midea, Shirley Zhou mengatakan, selain turunnya jumlah angkatan kerja, anak-anak muda di China saat ini enggan bekerja di pabrik. Midea merupakan perusahaan peralatan rumah tangga dengan pendapatan operasional 77,69 miliar yuan setahun atau setara Rp167 triliun.

Zhou mengatakan, Midea sudah menyiapkan rencana menerapkan lebih banyak teknologi di 34 pabriknya dalam tiga tahun ke depan. Sebagai langkah awal, tujuh pabrik akan menjadi pilot project tahun ini.

Berdasarkan model yang dikembangkan Midea, penggunaan sensor dan robot bisa meningkatkan efisiensi pabrik antara 15-20 persen. Bahkan, dua pabrik yang sudah mulai diuji coba hampir 30 persen lebih efisien dibandingkan tenaga manusia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut