Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Boyong Pengusaha Kelas Kakap AS ke China, Ada Elon Musk hingga Tim Cook
Advertisement . Scroll to see content

Sulit Cari Pekerja, Pabrik-Pabrik di China Dongkrak Penggunaan Robot

Sabtu, 10 April 2021 - 15:43:00 WIB
Sulit Cari Pekerja, Pabrik-Pabrik di China Dongkrak Penggunaan Robot
Pabrik-pabrik di China kesulitan mencari pekerja untuk memenuhi tingginya permintaan di tengah pemulihan ekonomi. (Foto: ilustrasi/AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Kepala Operasi dan Rantai Pasok Ernst & Young untuk China, Rodrigo Cambiaghi mengatakan, teknologi ke depan akan berperan bagi negara-negara seperti China untuk tetap mempertahankan produksi dengan biaya murah.

"Setiap perusahaan atau bahkan pihak ketiga yang memiliki fasilitas manufaktur di China tengah berada dalam tekanan untuk segera berinvestasi pada industri manufaktur pintar (smart manufacturing)" kata Cambiaghi.

China selama ini mempunyai karakter ekonomi berbasis tenaga kerja (labor-intensive), sehingga bisa menghasilkan produk murah. Dia menilai, berkurangnya ketergantungan pada tenaga kerja dan beralih ke robot akan mendongkrak produk made in China, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas.

"Ini bukan sesuatu yang bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Namun, momentumnya saat ini ada dan China saat ini memfokuskan dana mereka untuk mendorong industri manufaktur pintar," katanya.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut