Tajir Melintir, 5 Miliarder Dunia Ini Hobi Beramal

Cahya Puteri Abdi Rabbi ยท Kamis, 11 Agustus 2022 - 06:51:00 WIB
Tajir Melintir, 5 Miliarder Dunia Ini Hobi Beramal
Investor legendaris Warren Buffett. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Menjadi seorang miliarder dengan kekayaan melimpah merupakan impian hampir semua orang saat ini. Namun, menjadi orang kaya raya bukan penghalang untuk menjadi dermawan dengan beramal.

Seperti yang dilakukan para miliarder dunia ini, tidak hanya kisah suksesnya yang menginspirasi, namun kegemarannya beramal juga memberikan dampak positif bagi banyak orang.

Dikutip dari berbagai sumber oleh MNC Portal Indonesia, berikut deretan miliarder dunia yang hobi beramal.

1. Warren Buffett

Miliarder sekaligus investor legendaris, Warren Buffett hobi beramal. Dia telah menyumbang miliaran dolar AS melalui perusahaan yang dibawahinya, Berkshire Hathaway. 

Pada 2018, menurut data Forbes, Buffett diketahui telah mendonasikan hartanya mencapai 38 miliar dolar AS dari kekayaannya saat itu sebesar 87 miliar dolar AS. 

Kemudian, pada 2019, Buffett juga memberikan sahamnya senilai 3,6 miliar dolar AS kepada badan amal, Susan Thompson Buffett Foundation dan Bill and Melinda Gates Foundation.

2. Bill Gates dan Keluarga

Sisi kedermawanan Bill Gates sudah dikenal banyak orang dengan yayasan amal yang dia dirikan bersama mantan istrinya, Melinda Gates, yaitu Bill and Melinda Gates. Yayasan tersebut merupakan yayasan amal terbesar di dunia. 

Sejak didirikan pada 2000 hingga 2018, Gates telah mendonasikan lebih dari 36 miliar dolar AS melalui badan amal tersebut. Baru-baru ini, Gates menyampaikan niatnya untuk menyumbang sebesar 20 miliar dolar AS.

Dalam cuitannya, Bill Gates juga menyatakan bahwa yayasan miliknya akan meningkatkan jumlah sumbangannya dari sebelumnya sebelum 6 miliar dolar AS menjadi 9 miliar dolar AS per tahun. Hal tersebut dilakukan karena dia merasa berkewajiban untuk mengembalikan sumber kekayaan tersebut kepada masyarakat. 

Terlebih, dunia saat ini masih berada dalam kondisi krisis Covid-19, ditambah lagi dengan adanya perang antar Rusia dan Ukraina.

Editor : Aditya Pratama

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda