Konglomerat India Jadi Orang Terkaya ke-4 Dunia usai Bill Gates Donasi Rp300 Triliun

Anggie Ariesta · Sabtu, 16 Juli 2022 - 15:40:00 WIB
Konglomerat India Jadi Orang Terkaya ke-4 Dunia usai Bill Gates Donasi Rp300 Triliun
Konglomerat India jadi orang terkaya ke-4 dunia usai Bill Gates donasi Rp300 triliun

NEW YORK, iNews.id - Konglomerat India yang merupakan orang terkaya di Asia, Gautam Adani naik peringkat dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes. Dia menggantikan posisi Bill Gates

Dalam peringkat Real Time Billionaires Forbes, dia naik satu peringkat setelah Bill Gates mendonasikan hartanya sebesar 20 miliar dolar AS atau Rp300 triliun ke yayasan amalnya, Bill & Melinda Gates Foundation. Gates mengatakan, sumbangan tersebut sebagai bagian dari upaya yayasan untuk meningkatkan donasi tahunannya sebesar 50 persen pada 2026. 

Hal itu membuat Adani menggantikan posisi Gates sebelumnya. Kekayaan taipan India itu meningkat lebih dari dua kali lipat sejak awal 2021 menjadi 112,6 miliar dolar AS atau Rp1.689 triliun saat ini.  

Adani, seorang taipan infrastruktur, memiliki saham di enam perusahaan publik yang menyandang namanya dan beroperasi di bidang listrik, energi hijau, gas, pelabuhan, dan banyak lagi.

Adani menyalip sesama miliarder India Mukesh Ambani untuk menjadi orang terkaya di Asia pada Februari lalu. Dia memiliki kekayaan sebesar 90,1 miliar dolar AS saat itu dan berada di peringkat 10 orang terkaya dunia. 

Sebagai seorang yang putus sekolah seperti Bill Gates yang keluar dari Harvard), Adani yang sekarang berusia 60 tahun memulai sebuah perusahaan ekspor komoditas pada 1988. Dia pertama kali muncul dalam daftar Miliarder Dunia versi Forbes pada 2008 dengan kekayaan senilai 9,3 miliar dolar AS. Pada Juni, Adani dan keluarganya berjanji untuk menyumbangkan 600 miliar rupee atau 7,7 miliar dolar AS untuk berbagai kegiatan sosial untuk menandai ulang tahunnya yang ke-60.

Menyusul donasi besarnya, Bill Gates jatuh hanya satu tempat di Forbes Real Time Ranking of the World's Billionaires ke nomor lima orang terkaya di dunia dengan kekayaan senilai 103 miliar dolar AS.

Selama 13 tahun dimulai pada pertengahan 1990-an, salah satu pendiri Microsoft ini adalah orang terkaya di dunia. Dia pertama kali berada di peringkat 1 pada 1995, dengan kekayaan 12,5 miliar dolar AS. Dia mempertahankan posisi itu, dengan kekayaannya yang terus meningkat hingga 2008, ketika Warren Buffett menggesernya selama setahun. 

Gates merebut kembali peringkat teratas pada 2009, kemudian menyerahkannya kepada Carlos Slim dari Meksiko dari 2010 hingga 2013. Pada 2014, dia kembali menempati peringkat 1 dunia, dengan kekayaan saat itu bernilai 76 miliar dolar AS dan bertahan hingga 2018, ketika dia jatuh ke urutan 2 dan digeser oleh Jeff Bezos. Tahun lalu dan tahun ini, Gates berada di peringkat keempat dalam daftar Miliarder Dunia versi Forbes.

Gates telah melepaskan sebagian besar saham Microsoft-nya selama bertahun-tahun. Mulai akhir 1990-an, dia memberikan puluhan miliar dolar AS saham kepada Gates Foundation dan para pendahulunya. Dia juga menjual sejumlah besar saham Microsoft dan mendiversifikasi asetnya. 

Pada Maret 2020, ketika Gates mengundurkan diri dari dewan direksi Microsoft, dia memiliki sekitar 1,3 persen saham Microsoft, turun dari hampir 45 persen yang dia miliki di perusahaan itu ketika go public pada 1986. Dengan asumsi dia memegang 1,3 persen, saham Microsoft-nya bernilai sekitar 26 miliar dolar AS.

Kepemilikannya yang terdiversifikasi sekarang termasuk saham multimiliar dolar AS di perusahaan pengelolaan limbah Republic Services, pembuat peralatan pertanian Deere & Co. dan Canadian National Railway. Ditambah lagi, dia adalah salah satu pemilik tanah terbesar di AS.

Sementara itu, Gates memberikan seluruh kekayaannya sebelum meninggal dunia. Dia sepenuhnya berniat untuk keluar dari daftar miliarder Forbes saat masih hidup. 

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda