Tiga Fakta Dibalik Pemanggilan Satgas BLBI Terhadap Tommy Soeharto

azhfar muhammad ยท Jumat, 27 Agustus 2021 - 08:54:00 WIB
Tiga Fakta Dibalik Pemanggilan Satgas BLBI Terhadap Tommy Soeharto
Tommy Soeharto : (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto mangkir atau tidak memenuhi panggilan dari Satuan Tugas (Satgas) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Pemanggilan terhadap putra bungsu Presiden ke-2 RI, Soeharto itu, dijadwalkan oleh Satgas BLBI di kawasan Gedung Syafrudin Prawiranegara, Kompleks Kemenkeu, Kamis (26/8/2021) pukul 15.00 WIB.  

Adapun Pemanggilan tersebut dimaksudkan untuk menagih utang Tommy Soeharto kepada negara yang mencapai Rp2,6 triliun dalam kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) pada tahun 1998 silam. 

Dengan mangkirnya Tommy Soeharto, maka ada beberapa langkah yang akan diambil Satgas BLBI. Apalagi pemanggilan terhadap Tommy Soeharto sudah memasuki tahap ketiga. 

Berikut adalah tiga fakta menarik terkait pemanggilan Tommy Soeharto untuk membayar ganti rugi BLBI, yang dihimpun tim MNC Portal Indonesia:

1. Mengutus Perwakilan

Tommy Soeharto mengirim perwakilan atau kuasanya untuk memenuhi panggilan Satgas BLBI. Perwakilan itu, sekaligus merupakan pengurus PT Timor Putra Nasional. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban yang juga merupakan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan mengatakan Tommy Soeharto hanya mengirim utusan.

“Ada kuasanya (Tommy Soeharto, Red),” ucap Rionald  singkat di kawasan Gedung Kemenkeu, Kamis (26/8/2021). 

Sayangnya, Rionald enggan atau tak mau berkomentar banyak mengenai hasil pertemuan dengan pengurus PT Timor Putra Nasional tersebut. Namun kemudian diketahui bahwa yang hadir adalah Ronny Hendrarto Ronowicaksono selaku pengurus PT Timor Putra Nasional.

2. Pemanggilan Terakhir dan Telah Diumumkan ke Publik

Pemanggilan Tommy Soeharto pada aKamis (26/8/2021), merupakan yang ketiga kalinya. Baik Tommy Soeharto maupun pengurus perusahaan tidak memenuhi panggilan pertama dan kedua oleh Satgas BLBI. 

Itu sebabnya sesuai prosedur, pemanggilan ketiga terhadap Tommy Soeharto diumumkan melalui media massa.

“Kita berbicara prosedur, Pemanggilan pertama dilakukan, pemanggilan kedua dilakukan, kalau tidak hadir maka diumumkan lewat media atau koran," turur Rionald.

3. Terancam Pidana

Sebelumnya Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukan)  MD mangatakan sebanyak  48 obligator dan debitur dijadwalkan  memenuhi panggilan pemerintah untuk selesaikan utang Rp 111 triliun kepada negara.

“Jika puluhan orang itu mangkir dari panggilan,  sudah langsung memenuhi unsur pidana korupsi. Pidana korupsi yang dimaksud adalah memperkaya diri sendiri atau orang lain, atau korporasi, merugikan keuangan negara, dan dilakukan dengan melanggar hukum,” pungkas Mahfud MD dalam keterangan virtual dikutip, Jumat (27/8/2021). 

Editor : Jeanny Aipassa

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda