Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menlu Sugiono Ajak Pebisnis dan Investor Slovakia Kerja Sama dengan Danantara 
Advertisement . Scroll to see content

Tumpukan Karangan Bunga Dibalik dan Dilarang Dipajang di BEI, Isinya Jeritan Investor soal FCA?

Senin, 03 Juni 2024 - 14:55:00 WIB
Tumpukan Karangan Bunga Dibalik dan Dilarang Dipajang di BEI, Isinya Jeritan Investor soal FCA?
Pemandangan tumpukan karangan bunga dilarang diletakkan di lobby Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2024) pagi. (Foto: Tangguh Yudha)
Advertisement . Scroll to see content

"Tolong pertimbangkan FCA, FCA mempersulit transaksi," tulis salah satu karangan bunga.

Di sisi lain, ketika wartawan mencoba mendokumentasikan papan bunga terbalik yang berjejer, sejumlah petugas keamanan BEI meminta agar kerja jurnalistik wartawan itu dihentikan. 

Tak berhenti di situ, petugas keamanan juga bersikeras agar foto dan video yang telah diambil segera dihapus.

"Maaf mas, jangan ambil foto, tolong dihapus ya mas. Mohon pengertiannya kami juga hanya menjalankan tugas," ujar salah satu petugas tanpa memberikan penjelasan kenapa kegiatan dokumentasi dilarang.

Hingga berita ini dimuat, belum ada respons dan penjelasan dari pihak BEI terkait banyaknya papan bunga yang berdatangan, tapi dilarang dipasang dan bahkan ditumpuk terbalik. 

Untuk diketahui, kebijakan FCA dinilai investor sangat meresahkan. Sejumlah pihak menyebut penerapan FCA sepanjang waktu perdagangan telah menimbulkan kekhawatiran tentang potensi ketidakstabilan pasar.

Penerapan FCA sepanjang waktu perdagangan justru dinilai menimbulkan risiko harga saham menjadi kurang transparan dan meningkatkan risiko bagi investor, sehingga banyak investor yang menjerit terhadap kebijakan itu.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut