Wall Street Ditutup Melesat Didorong Penurunan Imbal Hasil Treasury AS
JAKARTA, iJNews.id - Bursa saham AS alias Wall Street ditutup melesat pada perdagangan Selasa (18/10/2022) waktu setempat atau Rabu (19/10/2022) dini hari WIB. Hal itu didorong penurunan imbal hasil Treasury AS karena hasil pendapatan yang optimis dan data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan yang memicu reli risk-on.
Mengutip Reuters, Rabu (19/10/2022), Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 337,98 poin, atau 1,12 persen menjadi 30.523,8. S&P 500 (.SPX) naik 42,04 poin, atau 1,14 persen, menjadi 3.719,99 dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 96,60 poin, atau 0,9 persen, menjadi 10.772,40.
Membangun kenaikan luas pada hari Senin, indeks S&P 500 memimpin indeks saham utama AS lebih tinggi untuk mengakhiri sesi naik hampir 1 persen atau lebih, dengan sektor-sektor di seluruh papan naik. Sementara imbal hasil Treasury benchmark terakhir lebih rendah, setelah terombang-ambing sepanjang hari.
"Pasar sedikit oversold menjelang hari Senin, dan orang-orang khawatir tentang apa yang akan terjadi selama akhir pekan. Orang-orang memasuki minggu ini dengan perasaan sedikit lebih baik," kata Robert Pavlik, manajer portofolio senior di Dakota Wealth di Fairfield, Conn.
Sepanjang Oktober IHSG Terkoreksi Hampir -5 Persen, Analis: Lebih Buruk dari Wall Street
Hasil kuartalan yang lebih baik dari perkiraan dari Goldman Sachs Group Inc (GS.N), Johnson & Johnson (JNJ.N) dan Lockheed Martin (LMT.N) menetapkan nada, dengan data output industri yang kuat memberikan tanda-tanda kekuatan ekonomi bahkan saat bank sentral memperketat kebijakan moneter untuk mengatasi inflasi.