Dalam 10 Tahun, Investor Syariah Tumbuh 17.191 Persen
JAKARTA, iNews.id - Selama satu dekade, Pasar Modal Syariah menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan. Hal itu, ditandai dengan pertumbuhan jumlah investor syariah sebesar 17.191 persen, dan saham syariah yang meningkat 83,1 persen dalam 10 tahun terakhir.
Pernyataan itu, disampaikan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi, dalam sambutan saat pembukaan kegiatan "Satu Dekade Kebangkitan Pasar Modal Syariah Indonesia", di Jakarta, Senin (12/4/2021).
"Perkembangan Pasar Modal Syariah berjalan sangat masif selama 10 tahun terakhir. Sejak diluncurkannya Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI, Red) pada 201 hingga Maret 2021, jumlah investor syariah telah bertumbuh sebesar 17.191 persen, dan jumlah saham syariah telah meningkat sebesar 83,1 persen," kata Inarno.
Self Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT BEI, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Direktorat Pasar Modal Syariah menggelar kegiatan bertajuk “Satu Dekade Kebangkitan Pasar Modal Syariah Indonesia”.
Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati 10 tahun peluncuran ISSI, Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) Nomor 80, serta Sharia Online Trading System (SOTS), sebagai momen kebangkitan Pasar Modal Syariah Indonesia.