Dana Bergulir LPDB Koperasi Bantu KDKMP Tamanmartani Tetap Eksis dan Berkembang
Saat ini, KDKMP Tamanmartani menjalankan enam lini usaha, yakni gerai sembako, gerai sarana produksi pertanian, budidaya ikan nila dengan sistem bioflok, klinik kesehatan, pemasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan agen BNI 46.
Khusus klinik kesehatan, pengurus tengah mempersiapkan proses sertifikasi dan uji kelayakan agar fasilitas tersebut dapat menjadi Klinik Pratama yang melayani pasien BPJS Kesehatan.
Koperasi juga memasok kebutuhan SPPG, meski volumenya belum maksimal. Mawardi berharap kerja sama tersebut dapat berkembang sehingga koperasi memiliki pasar yang lebih stabil bagi unit usahanya.
“Kami juga menjadi pemasok SPPG walaupun belum sepenuhnya. Harapannya, kalau KDKMP bisa menjadi pemasok tetap, minimal 35 persen dari kebutuhan SPPG, kami yakin koperasi ini bisa semakin eksis,” tuturnya.
Dari sisi pengelolaan keuangan, Mawardi menyebut pembayaran pinjaman dana bergulir berjalan tertib. LPDB juga melakukan pemantauan dan evaluasi setiap tiga bulan untuk memastikan kinerja keuangan koperasi tetap terjaga.
Meski sejumlah unit usaha telah berjalan, pengurus masih berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memperkuat tata kelola keuangan yang transparan. Salah satu rencana yang disiapkan adalah sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi bendahara sebelum unit simpan pinjam dijalankan secara penuh.
“Kami punya banyak potensi, termasuk menjadi pemasok tetap SPPG. Kami berharap ruang komunikasi terus dibuka sehingga peluang kerja sama dengan berbagai pihak dapat ditingkatkan,” kata Mawardi.