Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : UMKM Wajib Sertifikasi Halal Mulai 17 Oktober, Pemerintah Siapkan 1,35 Juta Sertifikat Gratis
Advertisement . Scroll to see content

Dana Bergulir LPDB Koperasi Bantu KDKMP Tamanmartani Tetap Eksis dan Berkembang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:29:00 WIB
Dana Bergulir LPDB Koperasi Bantu KDKMP Tamanmartani Tetap Eksis dan Berkembang
Dukungan dana bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi membantu KDKMP Tamanmartani di Kalasan, Kabupaten Sleman, DIY, mengembangkan berbagai unit usaha. (Foto: LPDB Koperasi)
Advertisement . Scroll to see content

Manfaat Pembiayaan LPDB Dirasakan UMKM

Manfaat pembiayaan LPDB Koperasi juga dirasakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mengakses modal melalui koperasi. Salah satunya Ardi Suhami, pemilik sekaligus pendiri usaha Arumanis Haji Ardi di Sleman, Yogyakarta.

Ardi memproduksi jajanan tradisional berupa rambut nenek atau arbanat. Dia merupakan anggota Koperasi Bina Ihsanul Fikri Yogyakarta, yang memperoleh dukungan pembiayaan LPDB untuk disalurkan kepada anggota koperasi, termasuk usahanya.

Manfaat pembiayaan LPDB Koperasi dirasakan pelaku UMKM yang mengakses modal melalui koperasi, salah satunya usaha Arumanis Haji Ardi di Sleman, Yogyakarta. (Foto: LPDB Koperasi)
Manfaat pembiayaan LPDB Koperasi dirasakan pelaku UMKM yang mengakses modal melalui koperasi, salah satunya usaha Arumanis Haji Ardi di Sleman, Yogyakarta. (Foto: LPDB Koperasi)

Ardi mengatakan pinjaman melalui koperasi tersebut menawarkan biaya pembiayaan yang menurutnya lebih rendah dibandingkan sejumlah lembaga keuangan lain, khususnya perbankan. Dia berharap akses pembiayaan melalui koperasi semakin mudah, terjangkau, dan cepat agar pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya.

“Kehadiran LPDB memberikan manfaat bagi UMKM karena bunganya kami anggap rendah. Dengan beban biaya yang murah, tentu berdampak bagi usaha UMKM seperti kami. Sekarang banyak permintaan produk kami dari berbagai negara, tetapi kami terkendala biaya ongkir karena harga barangnya murah, sedangkan ongkos kirimnya mahal,” katanya.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut