Dana Bergulir LPDB Koperasi Bantu KDKMP Tamanmartani Tetap Eksis dan Berkembang
Sementara itu, Lurah Tamanmartani R. Gandang Hardjanata menegaskan dukungannya terhadap peran KDKMP dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Menurut dia, koperasi berpotensi membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat di wilayah yang memiliki sekitar 17.400 penduduk dan 22 pedukuhan tersebut.
Gandang mengatakan pemerintah kalurahan turut berupaya meyakinkan berbagai pihak agar KDKMP mendapat dukungan, termasuk dalam hal permodalan. Dia menilai komunikasi antarpemangku kepentingan perlu diperkuat agar koperasi dapat menjalankan perannya secara optimal.
“Saya berharap program Presiden tidak didukung hanya di mulut, tetapi benar-benar bisa dilaksanakan. Kunci utamanya adalah komunikasi. Saya berharap ruang komunikasi dengan berbagai pihak terkait dibuka selebar-lebarnya oleh pemerintah pusat,” kata Gandang.
Terkait sarana dan prasarana, Gandang menjelaskan KDKMP Tamanmartani untuk sementara memanfaatkan aset milik kalurahan yang belum digunakan secara optimal. Pembangunan gerai fisik baru dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan dan perkembangan usaha ke depan.
Dia juga berharap tidak ada pembatasan yang menghambat koperasi dalam menjalankan kegiatan usaha dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Masalahnya, ada pembatasan-pembatasan yang tidak wajar oleh pihak tertentu bagi koperasi,” ujarnya.
Secara keseluruhan, LPDB Koperasi telah mencairkan dana bergulir kepada delapan KDKMP dengan nilai total Rp6,38 miliar. Dari jumlah tersebut, dua KDKMP menerima pembiayaan dengan skema syariah, sedangkan enam lainnya menggunakan skema konvensional.