Laba Bersih PTBA Meroket 246 Persen Dipicu Naiknya Permintaan dan Harga Batu Bara

Cahya Puteri Abdi Rabbi ยท Jumat, 26 Agustus 2022 - 12:12:00 WIB
Laba Bersih PTBA Meroket 246 Persen Dipicu Naiknya Permintaan dan Harga Batu Bara
Laba bersih PTBA meroket 246 persen dipicu naiknya permintaan dan harga batu bara (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membukukan laba bersih sebesar Rp6,2 triliun pada semester I 2022. Angka ini meroket 246 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,8 triliun.

Kenaikan laba bersih didukung meningkatnya  pendapatan sebesar 79 persen menjadi Rp18,4 triliun dari sebelumnya sebesar Rp10,29 triliun. Adapun, total aset perseroan tercatat sebesar Rp35,9 triliun, turun dari posisi pada akhir Desember 2021 sebesar Rp36,1 triliun.

Direktur Utama PTBA Arsal Ismail mengatakan, kenaikan kinerja perseroan pada paruh pertama tahun ini didukung oleh pemulihan ekonomi global maupun nasional, yang meningkatkan permintaan batu bara, serta kenaikan harga batu bara secara signifikan. Selain itu, juga efisiensi yang dilakukan perusahaan.

“Dengan mengedepankan cost leadership di setiap lini perusahaan, kami menerapkan efisiensi berkelanjutan secara optimal,” kata Arsal di Jakarta, Jumat (26/8/2022).

Dari sisi produksi, perseroan mencatat total produksi batu bara sepanjang semester I 2022 mencapai 15,9 juta ton, naik 20 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2021 sebanyak 13,3 juta ton. Sedangkan penjualan batu bara sebanyak 14,6 juta ton atau tumbuh 13 persen secara tahunan.

Sementara dalam rangka mendukung pemerintah untuk mencapai target net zero emission pada 2060, perseroan menerapkan praktik pertambangan yang baik dengan program-program dekarbonisasi. 

Hingga Juni 2022, tercatat total areal reklamasi PTBA sudah mencapai 2.144,3 hektare (ha). Di lahan tersebut, telah ditanam 1.333.350 batang pohon dengan berbagai jenis antara lain, Sengon, Jati, Mahoni, Kayu Putih, Akasia, Angsana, Merbau, Bambu, Jabon, Pinus, Johar, Longkida. 

Untuk tahun ini, PTBA menargetkan tambahan reklamasi lahan seluas 17,2 ha. Tak hanya itu, perseroan juga telah menjalankan sejumlah program untuk mendukung dekarbonisasi, seperti menerapkan Eco Mechanized Mining dan E-Mining Reporting System.

Perseroan juga telah memiliki peta jalan atau roadmap manajemen karbon hingga 2050. Sepanjang Januari-Juni 2022, pengurangan emisi yang sudah dilakukan oleh perseroan mencapai 77.000 ton CO2e. 

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda