Lapak Jus Pensiunan Guru Makin Segar Berkat KUR BRI
Kecepatan layanan menjadi alasan kepercayaan.
"Bahkan kalau lampu mati saja ini warung bisa diganti sama BRI mas. Mereka cepat kerjanya. Suka ada yang kontrol juga," ucapnya.

Kepercayaan itu mendorong langkah lebih besar. Pada 2023, Sulistyowati mengambil KUR dari Bank Rakyat Indonesia untuk mengembangkan usaha jusnya. Kini selain jus, dia juga berjualan salad buah dan sop buah.
"Ngambil 10 juta waktu itu langsung diacc. Saya belikan untuk tambahan stok buah. Mesin pres gelas plastik," kata dia.
Dukungan pembiayaan tersebut membuat operasional lebih rapi dan pasokan terjaga. Usaha berjalan stabil, aktivitas dagang berlangsung lancar setiap hari.
Di tingkat nasional, BRI terus menguatkan ekonomi kerakyatan lewat penyaluran KUR ke sektor produktif. Periode Januari hingga Mei 2026, realisasi KUR BRI mencapai Rp84,36 triliun atau 46,87 persen dari alokasi 2026 senilai Rp180 triliun.
“KUR bukan sekadar instrumen pembiayaan, tetapi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat akar rumput. Penyaluran yang diarahkan ke sektor-sektor produktif,” kata Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya.
Secara kumulatif sejak 2015 hingga Mei 2026, BRI menyalurkan KUR senilai Rp1.520 triliun kepada lebih dari 48,1 juta penerima manfaat. Konsistensi ini menegaskan peran BRI memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkokoh UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia.
Editor: Reynaldi Hermawan