OVO dan Bank Indonesia Hadirkan Fintech Academy di PRABU UNPAD, Perkuat Literasi Keuangan 10.000 Maba
“Mahasiswa baru sedang memasuki fase yang menuntut kemandirian dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan layanan digital. Melalui kolaborasi bersama Bank Indonesia, MoneyFestasi dan UNPAD, kami berharap inisiatif Fintech Academy by OVO ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengenali risiko, bertransaksi secara aman, serta membangun kebiasaan finansial yang bertanggung jawab sejak awal perkuliahan hingga memasuki dunia kerja nantinya,” katanya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Junanto Herdiawan, menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membangun ekosistem digital yang sehat, aman, dan produktif.
“Di era digital, apa yang kita lakukan di ruang digital, baik melalui media sosial maupun transaksi digital, perlu dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. Saring sebelum sharing, jaga data pribadi, dan pastikan setiap transaksi dilakukan dengan aman. Kalau ragu, stop dulu, jangan panik, lakukan verifikasi melalui kanal resmi. Generasi muda harus menjadi agen literasi yang cerdas agar manfaat ekosistem digital dapat dirasakan secara optimal dan aman,” ujarnya.
Selama sesi talk show interaktif ini, para mahasiswa baru juga dibekali pemahaman tentang tiga aspek utama literasi keuangan dan keamanan digital. Pembekalan tersebut mencakup kemampuan mengenali ciri dan red flags produk keuangan ilegal, kewaspadaan terhadap modus social engineering yang mengincar data sensitif seperti PIN dan kode OTP, serta strategi praktis untuk mengelola uang kiriman secara bijak agar terhindar dari perilaku konsumtif.
"Mahasiswa tidak perlu menunggu memiliki penghasilan besar untuk mulai mengatur keuangan. Biasakan menyusun prioritas, mengelola uang sesuai kebutuhan, dan menyisihkan dana sejak awal. Begitu pula saat memilih produk keuangan atau berinvestasi, pastikan setiap keputusan didasarkan pada tujuan, manfaat, risiko, dan kemampuan, bukan sekadar mengikuti tren atau Fear of Missing Out (FOMO),” kata Financial Planner, Rista Zwestika.
Program edukasi Fintech Academy by OVO terus memperluas jangkauannya di lingkungan perguruan tinggi sebagai upaya untuk membangun generasi muda yang lebih cakap secara finansial di era digital. Sepanjang 2026, program ini telah hadir di Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Sebelas Maret, dan Universitas Padjadjaran dengan total lebih dari 10.400 mahasiswa, dan akan berlanjut ke tiga kampus lain yang akan menjangkau total 600 mahasiswa di sepanjang 2026.
Jumlah ini akan menambah total partisipan Fintech Academy sejak pertama kali diluncurkan di tahun 2021, menjadi lebih dari 16.000 mahasiswa di seluruh Indonesia. Melalui kolaborasi bersama MoneyFestasi, OVO berharap edukasi ini dapat membantu mahasiswa membangun kebiasaan finansial yang sehat serta memanfaatkan layanan digital secara bijak dan bertanggung jawab seiring meningkatnya kebutuhan mereka akan berbagai layanan keuangan di era digital.
Editor: Rizqa Leony Putri