Pandemi Corona, Ini 4 Tips Lindungi Keuangan dengan Maksimalkan Dana Darurat

Djairan · Minggu, 10 Mei 2020 - 12:13 WIB
Pandemi Corona, Ini 4 Tips Lindungi Keuangan dengan Maksimalkan Dana Darurat

Uang. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kondisi saat ini membuat banyak orang khawatir akan berkurangnya pendapatan dan hilangnya pekerjaan, serta ketakutan akan utang yang suatu saat membengkak. Dalam hal ini dana darurat adalah jaring pengaman paling realistis, sebagai perlindungan finansial keluarga ketika hidup tidak berjalan sesuai rencana.

Pertanyaan umum yang muncul saat ingin membuat langkah pengamanan finansial adalah, berapa banyak uang yang harus saya tabung? Berapa waktu yang dibutuhkan untuk bertahan dengan dana darurat? Bagaimana cara membentuk dana darurat? Dan pertanyaan lainya.

Dikutip dari CNBC Make It, berikut cara terbaik melindungi keuangan pribadi dengan memaksimalkan dana darurat, agar bisa melewati ketidakpastian ekonomi karena pandemi corona.

Siapkan Dana Darurat

Berhasil menabung untuk dana darurat sangat membutuhkan perencanaan strategis dan disiplin. Salah satu cara untuk memastikan dana darurat terbentuk adalah, memotong secara otomatis gaji Anda dan langsung disalurkan ke rekening tabungan.

Selain itu, jika tidak puas dengan pertumbuhan jumlah tabungan, cari peluang lain di mana Anda bisa memberikan kontribusi lebih untuk membangun dana darurat. Selain bonus di tempat kerja, menginvestasikan uang tentu jadi pilihan terbaik. Hal tersebut membutuhkan sedikit pengorbanan finansial.

Presiden dan pendiri Bone Fide Wealth Douglas Boneparth mengatakan, untuk membangun dana darurat di saat pandemi ini Anda harus berhemat banyak serta rela menunda untuk membeli apa yang didam-idamkan. Anda harus memahami di mana letak pengeluaran terbesar keuangan Anda, dengan menguasai arus kas. Itu membantu Anda memahami di mana dapat memotong anggaran dan item apa yang ingin dipangkas.

Tahu Kemungkinan Terburuk

Salah satu hal yang paling membantu saat menghadapi resesi adalah menciptakan skenario keuangan terburuk. Carilah apa kemungkinan terburuk dari kondisi keuangan Anda, entah itu kehilangan pekerjaan atau bahkan habisnya tabungan darurat. Bayangkan seberapa jauh keuangan Anda bisa bertahan karena pandemi, dan lakukanlah pemetaan.

Kemudian temukan cara terbaik apa yang bisa Anda lakukan dengan memanfaatkan jaringan yang selama ini dimiliki. Menyusun skenario keuangan terburuk akan membuat lebih percaya diri jika benar-benar menghadapi keadaan buruk itu nantinya. Anda tidak ingin kebakaran terjadi, tetapi harus memiliki rencana agar tahu apa yang harus dilakukan saat kebakaran terjadi.

Tentukan Batas Waktu Dana Darurat Bisa Bertahan

Meskipun para ahli keuangan menganjurkan untuk menghemat tiga hingga enam bulan dari penghasilan Anda, pertimbangan itu tentu akan berbeda pada setiap orang. Jika kehilangan pekerjaan, tabungan tiga bulan hanya cukup pada kondisi bisa menemukan pekerjaan baru dengan cepat. Namun, untuk orang-orang dengan bidang pekerjaan khusus, di mana mencari pekerjaan mungkin membutuhkan waktu lebih lama, maka harus menyisihkan lebih banyak uang untuk persediaan enam bulan bahkan satu tahun kedepan.

Mulai Hidup Hemat

Anda harus mulai belajar hidup di bawah kemampuan keuangan Anda di hari-hari biasa. Pakar keuangan pribadi dan pendiri The Budgetnista Tiffany Aliche mengatakan, jangan biasakan hidup pada batas kemampuan, karena kita harus mampu sewaktu-waktu beradaptasi pada kondisi terburuk keuangan.

Untuk memastikan kondisi keuangan aman, maka seharusnya Anda menyusun anggaran bulanan agar dapat mengidentifikasi di mana sering menghabiskan uang dan di mana bagian yang dapat dipangkas. Hal ini akan sedikit mengubah pola hidup, seperti mulai terbiasa membawa bekal makan siang saat Anda bekerja, penuh perhitungan dalam memilih paket langganan yang murah, bahkan mungkin mencari apartemen atau rumah sewa yang lebih murah. 

Editor : Ranto Rajagukguk