500 TKA China Akan Dipekerjakan di Batam, Ini Penjelasan Menaker

Taufik Fajar ยท Selasa, 07 Juli 2020 - 21:53 WIB
500 TKA China Akan Dipekerjakan di Batam, Ini Penjelasan Menaker

Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah. (Foto: BNPB).

JAKARTA, iNews.id - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah belum mendapat laporan soal rencana PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) di Batam, Kepulauan Riau yang mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) asal China. Perusahaan ini dikabarkan mendatangkan pekerja asal China sebanyak 500 orang.

Ida tidak menepis rencana perusahaan ini yang mempekerjakan TKA China di lokasi usaha Batam. Saat ini, perusahaan tengah membangun fasilitas produksi.

"Jadi, pasti akan ada masuk tapi kan masih belum. Pasalnya masih dalam proses pembangunannya," ujar dia di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Dia juga menegaskan, TKA yang datang ke Indonesia harus mengikuti Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Orang Asing Masuk Wilayah RI.

"Prinsip kami, TKA sudah ada aturan yang diatur. Pengendalian TKA itu mana saja yang diperbolehkan yang bisa ditempatkan di sini," kata dia.

Dia menambahkan, TKA bisa bekerja di Indonesia dengan syarat menggarap Proyek Strategis Nasional (PSN). Selain itu, wajib mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Oleh karena itu yang paling penting, proses kesehatan ketat. Kemudian karantina di negaranya 14 hari, di sini 14 hari juga. Dan kami bersama dengan pengawasan tenaga kerja asing akan cek kelengkapan dokumennya. Imigrasinya dan kesehatan mereka dokumennya," tutur dia.

Editor : Ranto Rajagukguk