Bea Cukai Investigasi Kasus Garuda yang Kedapatan Bawa Onderdil Harley Davidson Ilegal

Ilma De Sabrini ยท Selasa, 03 Desember 2019 - 14:30 WIB
Bea Cukai Investigasi Kasus Garuda yang Kedapatan Bawa Onderdil Harley Davidson Ilegal

Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah menginvestigasi dugaan selundupan onderdil motor Harley Davidson. Aksi tersebut diduga dilakukan oleh oknum pegawai maskapai tersebut. 

"Kita sedang lakukan investigasi yang mendalam bersama-sama," kata Dirjen Bea Cukai, Heru Pambudi di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Saat ditanya lebih jauh oleh awak media terkait dengan kasus itu,  Heru mengatakan investigasi tersebut akan dilakukan bersama dengan pihak-pihak terkait. Namun, dia tidak membeberkan secara rinci siapa saja.

"(Dengan) pihak-pihak terkait," ucapnya.

Hingga saat ini pihaknya belum mau membeberkan secara rinci terkait perkembangan kasus tersebut. Karena, kata Heru, dirinya harus berkoordinasi dengan Menteri Keuangan (Menkeu)  Sri Mulyani.  Namun, dia berjanji akan membeberkan kasus tersebut dalam konferensi pers.

"Nanti kita akan preskon ya. Nanti (kordinasi dengan) pimpinan," ucapnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dia menyerahkan kasus tersbut kepada pihak Bea Cukai untuk menindak tegas pelaku. Pemerintah juga akan bekerja sama dengan otoritas Singapura untuk melakukan pencegahan penyelundupan ilegal.

"Jadi teman-teman bea dan cukai sudah meningkatkan kemampuan mereka dan tentu bekerja sama dengan negara-negara lain terutama Singapura," ujar Sri Mulyani.

Sebagai informasi, petugas Bea Cukai mengamankan barang-barang yang diduga ilegal. Barang-barang yang disita adalah onderdil motor Harley Davidson.

Onderdil motor mewah itu berada di Airbus A330-900. Diketahui pesawat tersebut berasal dari penerbangan awal Prancis.


Editor : Rahmat Fiansyah