Bea Cukai Jamin Manifest Generasi III Tekan Dwelling Time

Rully Ramli ยท Senin, 07 Januari 2019 - 15:51:00 WIB
Bea Cukai Jamin Manifest Generasi III Tekan Dwelling Time
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Heru Pambudi. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi mengimplentasikan pelaksanaan sistem manifest generasi III. Sistem ini diproyeksikan dapat mempersingkat waktu alur keluar masuk barang.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Heru Pambudi mengatakan, implementasi manifest generasi III yang sudah diuji coba selama tiga bulan ini telah memberikan dampak positif dan menciptakan berbagai kemudahan. Salah satunya ada penurunan dwelling time atau waktu tunggu barang.

"Berdasarkan data di pelabuhan Tanjung Priok. terjadi penurunan pre-clearance (bongkar muat) sebesar 0,81 hari atau 19,69 persen, setelah mandatory sistem Manifest Generasi III," tutur Heru dalan konferensi pers, di Jakarta, Senin (7/1/2019).

Heru menjelaskan, untuk proses pre-clearance di bandar udara (bandara), pengurusan dokumen sudah bisa dilakukan sebelum kedatangan. Pada manifest generasi II, pre-clearance baru bisa dilakukan 2-8 jam setelah kedatangan.

Selain itu, dengan implementasi Manifest Generasi III telah mengurangi proses redress manifest. "Pada awal masa pemberlakuan sistem seIf-correction redress manifest pada sistem Manifest Generasi III, proses redress berkurang sebesar 22,75 persen dari yang selama ini rata-rata mencapai 550 permohonan per bulan " tutur Heru.

Penerapan manifest generasi III telah dilakukan secara bertahap yang dimulai pada tanggal 28 Desember 2017 di Kantor Pabean di Jakarta, sampai dengan Agustus 2018. Sistem ini telah diterapkan secara bertahap pada 12 Kantor Pabean utama di seluruh Indonesia yang meliputi enam pelabuhan dan tujuh bandara utama dimana secara statistik mewakili Iebih dari 80 persen volume impor dan ekspor nasionaI.

“Pada tanggal 26 September 2018, sistem Manifest Generasi III diberlakukan di seluruh pelabuhan dan bandara internasional yang diawasi oleh 104 Kantor Pabean di seluruh Indonesia,” ujar Heru.


Editor : Ranto Rajagukguk