Dana SDG Indonesia One Tembus Rp42,8 Triliun, Orang Terkaya Hong Kong Jadi Donatur

Rully Ramli ยท Senin, 28 Oktober 2019 - 14:40 WIB
Dana SDG Indonesia One Tembus Rp42,8 Triliun, Orang Terkaya Hong Kong Jadi Donatur

Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur, Edwin Syahruzad. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

JAKARTA, iNews.id - PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) melaporkan dana kelolaan SDG Indonesia One (SIO) mencapai 3,05 miliar dolar AS, setara Rp42,8 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar 700 juta dolar AS dalam setahun terakhir.

SIO merupakan platform baru untuk membiayai pembangunan yang berkelanjutan. Platform ini terbuka untuk investor hingga filantropis. Salah satu donatur plaform ini yaitu Li Ka Shing & CK Foundation, yayasan yang didirikan oleh orang terkaya di Hong Kong, Li Ka Shing.

Selain Li Ka Shing, donatur lain yang bergabung di antaranya Bloomberg New Energy Finance Ltd (BNEF), Global Green Growth Institute, The Agence Francaise de Development, dan Climate Policy Initiative.

"Nilai komitmen itu dihasilkan dari dukungan para mitra SIO yang saat ini berjumlah 31 mitra," kata Direktur Utama SMI, Edwin Syahruzad di Hotel Ayana, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Direktur SMI Darwin Trisna menjelaskan, dana yang telah dihimpun dalam SIO itu akan digunakan untuk merealisasikan program-program SDG. Salah satu program yang dibiayai oleh SIO yaitu perbaikan bencana di Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu.

"Kita bisa bikin semacam pendampingan, capacity building, itu dibutuhin dulu buat mereka yang masih baru baru, emudian setelah terbentuk, bikin dokumen proyek sebagainya itu kan suatu yang mungkin buat sebagian masih baru," tuturnya.

Selain itu, menurut Darwin, potensi pengembangan proyek-proyek yang berkaitan dengan SDG masih sangat tinggi.

"Ketika melihat platform seperti SIO mereka senang sekali, karena bisa meng-address isu proyek (SDG)," ucap dia.

Editor : Rahmat Fiansyah