Gandeng Perusahaan AS, Erick Thohir Ingin Tekan Impor LPG

Rina Anggraeni ยท Rabu, 16 September 2020 - 16:31 WIB
Gandeng Perusahaan AS, Erick Thohir Ingin Tekan Impor LPG

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berupaya menarik investasi asing di Indonesia. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, tengah menjajaki kerja sama dengan Amerika Serikat untuk pengadaan energi.

Kerja sama tersebut, salah satunya antara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan Air Products & Chemicals Inc, perusahaan asal AS. Hal ini dilakukan untuk menekan impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) dari luar negeri.

Sebagai informasi, PTBA menggandeng Air Products untuk mengembangkan proyek hilirisasi batu bara di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Rencananya, PTBA menggarap proyek gasifikasi batu bara dengan produk Dimethyl Ether (DME) yang diyakini bisa mengurangi impor LPG di masa mendatang.

"Agar impor LPG bisa ditekan dengan pabrik ini. Jadi di antaranya BUMN dengan partnership bisa produksi 1,2 juta kebutuhan LPG untuk dikurangi," ujar Erick dalam diskusi virtual, Rabu (16/9/2020). 

Dia melanjutkan, total investasi untuk pengembangan gasifikasi ini mencapai 3,2 miliar dolar AS, di mana Air Products bertindak sebagai investor di bisnis hulu dan hilir. 

"Hal-hal lain yang dilakukan adalah batu bara gasification dengan perusahaan AS. Investasinya hampir 3 miliar dolar AS lebih, dan akan dijalankan dan diselesaikan di tahun 2023-2024," tuturnya.

Dia pun menambahkan, dalam waktu dekat ini akan terbang ke Korea Selatan untuk menjamin kesepakatan partnership dengan negeri ginseng tersebut.

"Penjajakan ini Alhamdulillah sudah dapatkan hasil, salah satunya berpartner dengan China. Dan beberapa minggu ini kita akan terbang ke Korea Selatan untuk memastikan partnership berjalan," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk