Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lapor ke Prabowo, Mendagri Tito Pastikan Inflasi Terkendali
Advertisement . Scroll to see content

Inflasi Inggris di Bawah Ekspektasi, Turun Jadi 9,9 Persen, Apa Penyebabnya?

Kamis, 15 September 2022 - 06:42:00 WIB
Inflasi Inggris di Bawah Ekspektasi, Turun Jadi 9,9 Persen, Apa Penyebabnya?
Inflasi Inggris di bawah ekspektasi, turun jadi 9,9 persen, apa penyebabnya?. Foto: Reuters
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Inflasi Inggris melambat pada Agustus 2022. Kantor Statistik Nasional (ONS) melaporkan, inflasi Inggris turun menjadi 9,9 persen pada bulan lalu. 

Angka inflasi tersebut di bawah perkiraan para ekonom sebesar 10,2 persen. Selain itu, juga di bawah Juli, yang sebesar 10,1 persen. 

Secara bulanan, inflasi naik 0,5 persen, di bawah perkiraan. Inflasi inti, tidak termasuk energi yang mudah menguap, makanan, alkohol, dan tembakau naik 0,8 persen secara bulanan dan 6,3 persen secara tahunan. 

Adapun penyebab menurunnya inflasi Agustus karena turunnya harga bahan bakar, meski harga bahan pangan terus naik karena krisis biaya hidup Inggris terus berlanjut. 

"Penurunan harga bahan bakar kendaraan memberikan kontribusi penurunan terbesar terhadap perubahan tingkat inflasi tahunan CPIH dan CPI antara Juli dan Agustus 2022. Kenaikan harga pangan menjadi kontribusi kenaikan (inflasi) terbesar, sebagian mengimbangi, ke atas terhadap perubahan tarif," kata ONS dalam laporannya, dikutip dari CNBC International, Kamis (15/9/2022).

Inggris telah dilanda krisis biaya hidup bersejarah tahun ini karena harga pangan dan energi meroket dan kenaikan gaji gagal mengimbangi inflasi. Ini telah menyebabkan salah satu penurunan paling tajam dalam catatan upah riil.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut