Ini 3 Aturan yang Dilonggarkan Selama PPKM Level 4 Jawa-Bali Hingga 16 Agustus

Anggie Ariesta ยท Selasa, 10 Agustus 2021 - 06:00:00 WIB
 Ini 3 Aturan yang Dilonggarkan Selama PPKM Level 4 Jawa-Bali Hingga 16 Agustus
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah melonggarkan beberapa aturan, meskipun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Jawa-Bali diperpanjang hingga 16 Agustus 2021. 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan hal itu karena pelaksanaan PPKM Darurat dan Level 4 selama kurang lebih satu bulan terakhir mampu menurunkan penyebaran Covid-19 di Jawa dan Bali.

Berikut tiga aturan yang dilonggarkan selama PPKM Level 4 di Jawa-Bali hingga 16 Agustus 2021: 

1. Pembukaan pusat perbelanjaan atau mal yang sebelumnya dilarang beroperasi selama PPKM kini akan mulai dibuka dengan kapasitas 25 persen dan jam beroperasi hingga pukul 20.00 waktu setempat. 

"Uji coba pembukaan mal akan dilakukan di wilayah PPKM Level 4, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang," kata Menko Luhut, dalam Konferensi Pers Virtual mengenai Evaluasi dan Penerapan PPKM, Jakarta, Senin (9/8/2021) malam. 

Untuk bisa masuk ke dalam mal, lanjutnya, pengunjung harus sudah divaksinasi dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Anak umur di bawah 12 tahun dan lansia di atas 70 tahun juga dilarang untuk masuk ke mal atau pusat perbelanjaan. 

"Pemerintah akan melakukan uji coba pembukaan secara gradual untuk mal atau pusat perbelanjaan di wilayah dengan level 4 dengan memperhatikan implementasi protokol Kesehatan," ujar Menko Luhut.

2. Bisa 100 persen bekerja dari kantor atau Work From Office (WFO) untuk sektor eskpor. Dengan demikian, industri esensial berbasis ekspor di beberapa kota di level 4 dapat menerapkan 100 persen WFO dengan membagi minimal dua shift kerja.

3. Pembukaan tempat ibadah selama PPKM Level 4 di Jawa-Bali mulai 10 Agustus 2021, dimana warga dapat melakukan ibadah dengan kapasitas maksimum 25 persen atau maksimal 20 orang.

Terkait dengan dilonggarkannya tiga aturan tersebut, Menko Luhut meminta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 selama perpanjangan PPKM Level 4 di wilayah Jawa-Bali. 

"Masyarakat masih harus memakai masker untuk mencegah penularan Covid-19. Ini akan menjadi prokes sampai beberapa tahun ke depan," ujar Menko Luhut.

Dia menambahkan, evaluasi terhadap PPKM Level 4 di Jawa-Bali dilakukan satu kali dalam seminggu, sehingga hal itu yang mendasari pertimbangan pemerintah dalam menentukan perpanjangan kebijakan tersebut. 

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda