Januari-Juli 2019, Kebijakan B20 Hemat Devisa Rp23,2 Triliun

Rully Ramli ยท Senin, 12 Agustus 2019 - 15:34 WIB
Januari-Juli 2019, Kebijakan B20 Hemat Devisa Rp23,2 Triliun

Serapan biodiesel 20 persen (B20) hingga Juli telah mencapai 2,94 juta kiloliter (KL) dan setara dengan penghematan devisa Rp23,2 Triliun

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah melaporkan serapan fatty acid methyl ether atau FAME untuk biodiesel 20 persen (B20) hingga Juli telah mencapai 2,94 juta kiloliter (KL). Angka ini setara dengan 47,4 persen dari target 6,2 juta kiloliter.

"Volume penggunaan FAME 2,94 juta kiloliter per Januari-Juli 2019," ujar Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (12/8/2019).

Arcandra menjelaskan, dengan angka realisasi tersebut maka penghematan devisa mencapai 1,66 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp23,2 triliun (asumsi kurs Rp14.000 per dolar AS). Angka ini didapat dari kalkulasi volume distribusi FAME dengan patokan harga BBM Mean of Platts Singapore (MoPS).

"Kalau kita lihat, harga MoPS, dikalikan volume FAME yang didistribusikan, maka penghematan itu sekitar 1,96 miliar dolar AS, Januari-Juli 2019," ujarnya.

Sebagai informasi, pemerintah tahun ini menargetkan penggunaan B20 dapat menghemat devisa hingga 3 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp42,05 triliun.

Pada saat yang bersamaan pemerintah juga terus melanjutkan uji coba penggunaan biodiesel 30 persen (B30). Rencananya uji coba ini bisa rampung pada Oktober mendatang.

"B30 masih dalam uji coba nanti terakhir di Oktober," ucap Arcandra.


Editor : Ranto Rajagukguk