Kembangkan Jabar Selatan, Pemerintah Siapkan 80 Program Pembangunan
Program tersebut terbagi dalam dua tahap, yakni tahap I yang ditargetkan rampung pada 2024, dan tahap II rampung pada 2030. Program ini terdiri dari sektor pariwisata (9 program), kelautan perikanan (8 program), agribisnis (4 program), dan infrastruktur (59 program).
Adapun rekapitulasi anggaran berdasarkan sumber pendanaan, APBN murni Rp4 triliun, APBD murni Rp270 miliar, APBN dan APBD Rp13 triliun, APBN dan BUMN/BUMS/Swasta Rp26 triliun, APBN, APBD, dan BUMN/BUMD/Swasta Rp5 triliun, kemudian BUMN/BUMD/swasta Rp107 triliun.
Deputi Kepala Bank Indonesia Jabar, Bambang Pramono, mengatakan meski investasi Jabar pada semester 1 2021 tertinggi secara nasional namun masih terkonsentrasi di wilayah utara. Khususnya di Kawasan industry di Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kota Bandung.
“Investasi di wilayah Jabar selatan sangat kecil. Salah satu indikasi lemahnya investasi di wilayah selatan adalah kurangnya infrastruktur di wilayah tersebut sehingga pengembangan infrastruktur perlu dilakukan,” kata Bambang Pramono.
Yayan Satyakti mengatakan data menunjukkan kinerja IPM Wilayah Jawa Barat Selatan relatif tertinggal dibandingkan dengan wilayah Jawa Barat Tengah dan Jawa Barat Utara.